Berita Terbaru :
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
Cegah Penyebaran Covid 19, Polisi Ajak Ratusan Warga Berjemur
   

Pencabulan dan Penyebaran Foto Anak di Media Sosial, Korban Laporkan Pelaku
Mataraman  Minggu, 13-01-2019 | 01:50 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Sumarsih, tante korban. FCoto: Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Diduga melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan menyebarkan fotonya di media sosial, seorang korban melaporkan pelaku ke kantor polisi. Korban meminta pelaku dihukum sesuai dengan perudang undangan yang ada.

Adalah DR (16) warga Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, bersama keluarganya melaporkan Eko (22) warga Desa Babatan Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk, ke kantor polisi Mapolres Nganjuk, karena diduga melakukan pesetubuhan terhadap DR dan menyebarkan fotonya di media sosial facebook.

Kasus asusila itu bermla saat korban memutuskan hubungan asmara antara korban dan pelaku. Tak terima diputuskan sang pacar, Eko membongkar aib pacarnya di media sosial, foto saat melakukan hubungan badan bersamanya di rumah terlapor.

Akibat dari foto yang diunggah di media sosial, DR harus menerima kenyataan pahit dikeluarkan dari sekolahnya.

Sumarsih, tante korban, mengatakan, keluarga tidak terima atas perlakukan yang di lakukan terlapor, karena telah melakukan perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh anak di bawah umur.

"Apalagi  menyebarkanya di media sosia dan kita  akan menempuh jalur hukum," kata Sumarsih.

Usai mendatangi Mapolres Nganjuk, di unit perlindungan perempuan dan anak, korban melakukan visum di rumah sakit umum bhayangkara guna keperluan penyidikan lebih lanjut. (yos)



Berita Terkait

Istri Jadi TKW, Pria Bejat Ini Setubuhi Anak Gadis Tetangga

Berkas Kasus Pendeta Cabul, Akhirnya P21

Cabuli Anak di Bawah Umur, Kakek di Banyuwangi Diamankan Polisi

Istri Jadi TKI, Ayah di Blitar Setubuhi Anak Tiri
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  5 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  6 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  7 jam

Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber