Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

BKSDA Jawa Timur Bantah Burung Hasil Penyitaan di Jember Mati Kelaparan
Sabtu, 12-01-2019 | 16:02 wib
Oleh : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Pasca banyaknya pemberiatan bahwa banyak burung sitaan Kajati Jember yang dititipkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) jawa timur yang mati, akibat kelaparan di penagkaran terhitung sejak bulan Oktober 2018 kemarin. Kepala BBKSDA Nandang Prihadi, dihadapan awak media menbatah jumlah total populasi burung bertambah menjadi 408 ekor.

Selain itu Nandang Prihadi juga membenarkan memang ada burung yang mati, jumlahnya ada 8 ekor burung yang mati, penyebabnya karena umur burung dan stress.  "Untuk buruang yang mati yaitu burung kakaktua jambul kuning besar, kakaktua jambul kuning medium, kakaktua tanimbar dan nuri bayan," kata Nandang Prihadi.

Menanggapi isu banyaknya burung yang mati karena kelaparan, pihak BKSDA Jawa Timur,  untuk makanan burung dipastikan tidak perlu ada  yang dikekhawatiran, karena BBKSDA jatim selalu memperhatikan dengan cermat ketersediaan makanan.

Di lokasi penagkaran, petugas juga selalu melakukan monitoring intensif untuk melakukan perawatan burung, selama belum ada keputusan Pengadilan Kajari Jember.

Seperti dikatauhi, awalnya awalnya saat dilakukan penyitaan dipenagkaran burung  ada 420 ekor burung dilindungi, karena tersangkut izin kepemilikan. Saat ini ada 45 ekor dibawa ke Polda Jatim untuk bukti press release nantinya. (yos)

Berita Terkait


BKSDA Jawa Timur Bantah Burung Hasil Penyitaan di Jember Mati Kelaparan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber