Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Unit PPA Kembali Amankan Seorang Pria Cabuli Dua Keponakan
Jum'at, 11-01-2019 | 17:16 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polreatabes Surabaya mengamankan seorang pria warga Jalan Simo Pomahan, Surabaya karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap dua keponakannya yang berumur 9 tahun dan 10 tahun.

Dibonceng dengan menggunakan sepeda motor, milik anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya. Pria mengenakan kaos putih ini langsung dibawa menuju ruang penyidikan. Diketahui pria berinisial FR ini ditangkap di rumah yang ia tinggali Jalan Simo Pomahan Surabaya.

Pria berumur 30 tahun ini, diamankan setelah petugas mendapatkan laporan dari orang tua perempuan korban, atas kelakuan bejatnya, yaitu telah mencabuli dua ponakannya, yang berumur 9 tahun dan 10 tahun.

AKP. Ruth Yeni, Kanit PPA Polrestabes Surabaya yang dikonfirmasi, membenarkan penangkapan terhadap pria tersebut karena pencabulan. Akan tetapi, pihak PPA belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena masih dalam penyelidikan.

Unit PPA masih mendalami kasus ini dan memeriksa secara intensif pelaku, terkait dugaan kasus pencabulan yang sudah dilakukannya.(end)

Berita Terkait


Kakek Bejat, Cabuli Cucu Keponakan Hingga Hamil Empat Bulan

Sering Nonton Video Porno, Seorang Remaja Cabuli Pacarnya

Supir MPU Aniaya dan Perkosa Penumpang Asal Surabaya

Ketua Kwarda Pramuka Jatim Minta Pelaku Dipecat Tidak Hormat


Kasus Pencabulan Siswa, Ketua KPAI Datangi Sekolah dan Polres Malang Kota

Dispendik Investigasi Kasus Pencabulan dan Kelalaian Guru

Polisi Akan Melakukan Gelar Perkara Atas Dugaan Pencabulan Antar Teman

LPA Akan Beri Bantuan Hukum Ataupun Psikologi Untuk Korban Pencabulan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber