Berita Terbaru :
Warga Berebut Sembako Gratis
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
   

Akibat Cuaca Ekstrem Pohon Tumbang Diberbagai Titik
Mataraman  Kamis, 10-01-2019 | 20:40 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, terjadi hampir disemua wilayah di Kabupaten Ponorogo. Hal ini membuat pohon tumbang diberbagai titik.

Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, namun sejumlah bangunan rusak serta dua pengendara tertimpa .

Setyo Budiono Kabid Kedarurratan Dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menjelaskan, bahwa cuaca ekstrem akan terus terjadi diwilayah ponorogo. "Selain hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang juga perlu diwaspadai," jelas Setyo Budiono.

Cuaca ekstrem ini jelas berdampak kepada banyaknya pohon tumbang, selain itu bangunan yang tidak mampu menahan kencangnya angin berpotensi roboh.

Hal ini diminta masyarakat harus waspada, terlebih pada saat turun hujan. Selain itu masyarakat yang dalam kondisi diperjalanan juga diminta untuk waspada.

Cuaca ekstrem diprediksikan akan terus terjadi hingga bulan Februari mendatang. Ponorogo menjadi salah satu daerah yang masuk potensi bencana tinggi. (yos)  




Berita Terkait

Cuaca Buruk, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

BMKG Juanda Ingatkan Angin dan Gelombang tinggi di Jawa Timur
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  12 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  11 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  11 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber