Berita Terbaru :
Forkopimda Koordinasi Kamtibmas Saat Pilkada di Masa Pandemi
Batas Waktu 27 September, Semua Paslon Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
   

Akibat Cuaca Ekstrem Pohon Tumbang Diberbagai Titik
Mataraman  Kamis, 10-01-2019 | 20:40 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, terjadi hampir disemua wilayah di Kabupaten Ponorogo. Hal ini membuat pohon tumbang diberbagai titik.

Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, namun sejumlah bangunan rusak serta dua pengendara tertimpa .

Setyo Budiono Kabid Kedarurratan Dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menjelaskan, bahwa cuaca ekstrem akan terus terjadi diwilayah ponorogo. "Selain hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang juga perlu diwaspadai," jelas Setyo Budiono.

Cuaca ekstrem ini jelas berdampak kepada banyaknya pohon tumbang, selain itu bangunan yang tidak mampu menahan kencangnya angin berpotensi roboh.

Hal ini diminta masyarakat harus waspada, terlebih pada saat turun hujan. Selain itu masyarakat yang dalam kondisi diperjalanan juga diminta untuk waspada.

Cuaca ekstrem diprediksikan akan terus terjadi hingga bulan Februari mendatang. Ponorogo menjadi salah satu daerah yang masuk potensi bencana tinggi. (yos)  




Berita Terkait

Cuaca Buruk, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

BMKG Juanda Ingatkan Angin dan Gelombang tinggi di Jawa Timur
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  12 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  1 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  2 jam

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber