Berita Terbaru :
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
   

Terdakwa Mihol 3 Kontainer Divonis 2 Tahun
Hukum  Kamis, 10-01-2019 | 19:27 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Dua terdakwa penyelundupan 3 kontainer minuman beralkohol, akhirnya divonis 2 tahun serta denda Rp 100 juta subsider 2 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis sore. Keduanya dianggap terbukti memalsu dokumen penyelundupan minuman beralkohol dari Singapura ke Surabaya.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Sifaurosidin menyatakan kedua terdakwa, Daniel Damaroy dan dian Priyanto terbukti melanggar pasal 103 undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan, dengan memalsu dokumen pengiriman 3 kontainer minuman beralkohol, mihol dari Singapura. Hakim menilai perbuatan kedua terdakwa telah mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 56 miliar.

Atas pertimbangan memberatkan tersebut, hakim akhirnya menjatuhkan putusan pidana penjara dua tahun penjara dan denda Rp 100 juta rupiah subsider 2 bulan penjara. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yakni 3 tahun denda 100 juta rupiah subsider 2 bulan penjara.

Kedua terdakwa yang merupakan karyawan perusahaan importir PT Golden Indah Pratama ini ditangkap 26 juni 2018 di pelabuhan tanjung perak.

Saat ditangkap, keduanya hendak mengirim tiga kontainer berisi 50.664 botol minuman beralkohol beragam merk dari Singapura.

Untuk mengelabui petugas, kedua terdakwa memberitahukan bila kontainer berisi 780 pak benang polyster. Kasus ini terungkap berkat kerjasama Bea Cukai Singapura dan Bea Cukai Tanjung Perak. (yos)



Berita Terkait

Terdakwa Mihol 3 Kontainer Divonis 2 Tahun
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  19 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  18 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  5 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber