Berita Terbaru :
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Rekontruksi Pemubunuhan Mertua Di Nganjuk Disaksikan Ribuan Warga
Mataraman  Kamis, 10-01-2019 | 16:24 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Rekontruksi pembunuhan mertua oleh menantunya yang terjadi di Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, disaksikan ribuan warga yang ingin melihat dari dekat.

Kejadian pembunuhan yang menggegerkan warga terjadi pada 2 Desember 2018 lalu dilakukan Sudarsono, yang tak lain adalah menantu korban Siti Munawaroh (65) warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Rasa cemburu yang membara di dada pelaku, membuat kalap hingga tega membunuh mertuanya dengan menggunakan palu dengan dihantapkan ke kepala korban sebanyak 3 kali.

Dalam rekontruksi, pelaku memerankan 30 adegan, dari rumah mertuanya hingga upaya bunuh diri di rumah kontrakannya, adegan diawali pelaku masuk rumah mertuanya melalui pintu dapur.

Setelah pintu dibuka mertuanya, pelaku langsung menghantam kepala korban dengan palu. Melihat korban terjatuh, pelaku memukul kembali kepala korban sebanyak 2 kali hingga korban meninggal dunia ditempat.

Usai membunuh mertuanya, pelaku meninggalkan rumah korban melalui pintu depan, setelah sebelumnya mengunci pintu dan meletakan kunci diatas pintu jendela.

Yogi Ardi, Kasat Reskrim Polres Nganjuk, mengatakan, pelaku memerankan 30 adegan baik dirumah korban hingga upaya bunuh diri di rumah kontrakannya.

Usai membunuh mertuanya, pelaku berupaya bunuh diri di rumah kontrakannya yang tidak jauh dari rumah korban. Tetapi upaya itu gagal karena tali yang digunakan untuk gantung diri terputus dan dia terjatuh hingga pingsan beberapa saat.

Setelah siuman pelaku melarikan diri ke arah utara, tapi ketika itu ada saksi yang mengetahui kemana arah pelaku melarikan diri.

Prayogo Laksono, pengacara , mengatakan, dari hasil rekontruksi, ada celah untuk meringankan hukum pelaku, yaitu upaya penyesalan pelaku dengan menggantungkan diri.

Hingga 30 adegan rekontruksi berjalan dengan lancar, saat ini pelaku kembali dimasukan dalam ruang tahanan Mapolres Nganjuk, untuk menjalani proses hukum lebuh lanjut. (yos)

Berita Terkait

Rekontruksi Pembunuhan Ibu Kos, Tersangka Peragakan 62 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan, Judul 13 Adegan Keponakan Bunuh Pamannya

Polisi Lakukan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Terhadap Gadis Hamil

Pemilik Ladang Peragakan 21 Adegan Saat Habisi Nyawa Pencuri
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  9 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  8 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  7 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber