Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Eko Sasmito, Ketua KPU Jatim.
Ada Salinan Putusan Dari MA, WW Dicoret KPU Sebagai Calon Legislatif
Rabu, 09-01-2019 | 17:34 wib
Oleh : Ayul Anhdim
Berita Video : Ada Salinan Putusan Dari MA, WW Dicoret KPU Sebagai Calon Legislatif
Surabaya pojokpitu.com, Wisnu Wardhana sudah dicoret pencalonannya sebagai calon legislatif DPRD Jatim nomor urut 1 dari dapil 3 Probolinggo Kota dan Pasuruan dari Partai Hanura, sejak mendapatkan salinan putusan dari Mahkamah Agung KPU Jatim langsung mencoret WW sebagai calon legislatif. WW ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan di Jalan Kejeran Surabaya setelah menjadi DPO atas putusan MA 6 tahun penjara.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim sudah mencoret Wisnu Wardhana (WW) sebagai calon legislatif DPRD Jatim melalui Partai Hanura dengan nomor urut satu dapil Probolinggo dan Pasuruan.

"WW sudah dicoret oleh KPU sejak adanya salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA) atas hukuman 6 tahun penjara," kata Eko Sasmito, Ketua KPU Jatim.

Seperti diketahui Wisnu Wardhana, mantan Ketua DPRD Kota Surabaya dinyatakan bersalah oleh MA dan dihukum 6 tahun penjara atas kasus korupsi PWU Jatim. Sejak keluarnya putusan tersebut, WW sempat menghilang dan akhirnya tadi pagi berhasil ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan di Jalan Kenjeran Surabaya.(end)

Berita Terkait


Wisnu Wardhana Ajukan PK di Pengadilan Tipikor

Ada Salinan Putusan Dari MA, WW Dicoret KPU Sebagai Calon Legislatif

DPO Wisnu Wardhana Ditangkap Tim Kejari di Kenjeran

Kejaksaan Meminta WW Koperatif dan Taat Hukum


JPU Tuntut Wisnu Wardana 5 Tahun Penjara

Dahlan Iskan Bantah Semua Keterangan Wisnu Wardhana

Saksi Sebut Diperintah Wisnu Wardhana Bentuk Tim Pembebasan Aset

Wisnu Wardana Tersudut Dengan Keterangan Saksi Tim Panitia Penjualan Aset

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber