Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tiga kepala daerah di Malang Raya berembuk mencari solusi kemacetan. Ada dua formula yang dibahas sebagai solusi, yakni transportasi masal dan pembangunan ring road. Foto Ali
Cari Solusi Kemacetan, 3 Kepala Daerah Bertemu di Malang
Rabu, 09-01-2019 | 15:19 wib
Oleh : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Kemacetan masih menjadi momok di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Wali Kota Malang, Sutiaji melakukan pertemuan dengan kepala daerah Malang Raya, Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Plt Bupati Malang Sanusi, di Balaikota Malang, Selasa sore. Dalam pertemuan ini, terdapat beberapa pembahasan skala prioritas untuk kepentingan bersama, dan tidak ada ego sektoral. "Menjadi skala prioritas saat ini ialah masalah kemacetan, karena memiliki banyak instrumen," kata Wali Kota Malang, Sutiaji .

Sutiaji menegaskan, dalam pertemuan ini transportasi masal menjadi keharusan. Bagaimana kebijakan yang menjadikan angkutan dari Kabupaten Malang ke Kota Malang dan Kota Batu menjadi kesatuan.

Selain itu, instrumen penyebab kemacetan bukan hanya karena penumpukan kendaraan. Melainkan lambatnya kendaraan besar saat melintas di kota.

"Nantinya, untuk mengurai kemacetan, akan dibangun ring road atau jalan lingkar selatan, lingkar timur dan lingkar barat," kata Sutiaji.

Sutiaji menambahkan, nantinya ego sektoral tidak lagi digunakan. Sebab semua dilebur karena menjadi satu kesatuan.

Untuk merealisasikan hasil pertemuan ini, akan dituangkan dalam bentuk tertulis, dengan melakukan koordinasi dengan Bakorwil Provinsi Jatim dan kementerian terkait. (pul)

Berita Terkait


Urai Kemacetan, Underpass Karanglo Justru Bikin Macet

Cari Solusi Kemacetan, 3 Kepala Daerah Bertemu di Malang

Siang Ini Jalur Malang Surabaya Padat Merayap


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber