Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Ingin Perjuangkan Nasib Pemungut Sampah, Tukang Sampah Nekad Nyaleg
Rabu, 09-01-2019 | 00:10 wib
Oleh : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Memiliki tekad ingin menyalurkan aspirasi masyarakat, seorang pemungut sampah di Kota Malang nekad terjun kedunia politik, untuk menjadi calon anggota legislatif DPRD Kota Malang pada pemilu 2019 ini.

Ia mengaku memiliki keterbatasan biaya, namun tetap terus berjuang dengan membagikan stiker sambil memungut sampah, dan memasang APK sendiri.

Setiap pukul 06.30 Wib pagi, Dwi Haryadi bergegas melakukan pekerjaan rutinnya. Ia memungut sampah di sekitar Jalan Danau Rawa Pening Sawojajar Kota Malang.

Dengan menggunakan gerobak usang miliknya, pria 46 tahun ini secara telaten memunguti satu persatu tong sampah untuk di masukkan kedalam gerobak miliknya.

Walaupun sudah menjadi calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera, namun ia tidak minder dan tetap menjalankan profesinya.

Saat mengumpulkan sampah ia memanfaatkan untuk menggali aspirasi masyarakat, sembari mensosialisasikan program-program yang ia bawa sebagai kontestan dalam Pileg 2019.

Tak lupa ia juga membagikan sebuah stiker kepada masing-masing warga yang ia temui, di sekitar perumahan tempatnya memungut sampah.

Sementara Itu, Dwi Haryadi mengaku, ada dua program yang ingin perjuangkan jika terpilih menjadi anggota legislatif DPRD Kota Malang. "Pertama kesejahteraan para pekerja pemungut sampah dan juga meningkatkan kesejahteraan bagi guru honorer di Kota Malang," kata Dwi Haryadi.

Hanya saja, ia mengaku tak bermodal banyak maju dalam Pileg 2019 ini. Selama ini ia hanya dibantu oleh beberapa relawan yang simpatik kepadanya untuk membuatkan berbagai macam APK.

Bahkan Dwi Haryadi juga rela memasang APK nya secara mandiri tanpa bantuan dari tim sukses.

Sementara itu, dimata warga sekitar Supriadi dikenal sebagai sosok yang baik, supel dan pekerja keras.

Untuk itu warga berharap, jika sang pemungut sampah terpilih menjadi wakil rakyat,  tidak lantas ingkar janji dan melakukan korupsi yang dinilai dapat menciderai kepercayaan masyarakat. (yos)

Berita Terkait


Nasa Barcelona, Caleg Muda Peraih Suara Terbanyak di Kabupaten Blitar

Mahasiswa 22 Tahun Lolos Jadi Anggota Legisatif Kabupaten Bondowoso

Pernah Diusir, Caleg Muda Berhasil Kalahkan Incumbent

Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah, Caleg Nasdem Ditahan


Pemuda Sidoarjo Menjadi Caleg Terpilih Termuda se Indonesia

KPU : Perolehan Suara Caleg M Syaiful Arif Tetap Masuk Partai Gerindra

Caleg PKB Terpilih Penuhi Janji Berlari 15 Km

Pemilu Usai, Partai dan Caleg Haru Saling Berpelukan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber