Berita Terbaru :
Manajemen Terus Melakukan Tracing Karyawan PT KTI
Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
   

Tradisi Kirab Buceng Sewu Keliling Kota
Rehat  Selasa, 08-01-2019 | 19:31 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Tradisi unik digelar pedagang kaki lima di Ponorogo. Para pedagang menggelar tradiri Kirab Buceng Sewu atau mengarak seribu tumpeng, sambil berjalan kaki keliling kota. Ini adalah tradisi sekaligus ungkapan syukur dan berharap keberkahan. Para peserta berharap, agar usaha yang ditekuni, membawa keberkahan dan lebih lancar.

Dengan berjalan kaki, para pedagang ini membawa tumpeng. Ada juga yang membawa bunga tujuh warna dan seperangkat makanan lainnya.
 
Bahkan, ada juga yang membawa tumpeng sayur dan buah raksasa berukuran 2 meter. Juga satu tumpeng besar lainnya, berisi jajanan pasar. Semua makanan ini diarak sambil berjalan kaki di jalan protokol di Ponorogo.
 
Ini adalah bagian dari prosesi Kirab Buceng Sewu atau mengarak seribu tumpeng, keliling kota. Di sepanjang jalan, para peserta, yang semuanya pedagang kaki lima, berdoa. Agar usaha mereka senantiasa mendapat keberkahan dan berjalan lancar.
 
Setelah berjalan di jalan protokol, nasi dan semua makanan dimakan bersama sama oleh para peserta.
 
Sementara ini adalah bentuk kearifan lokal, untuk menjaga kelestarian asli Indonesia, sekaligus sebagai kebersamaan antar warga dan pedagang, dan seluruh masyarakat Ponorogo.(end)


Berita Terkait

Tradisi Kirab Buceng Sewu Keliling Kota

Usap Kening, Tradisi Warga Lereng Gunung Argopuro

Tradisi Kirab Kota Surabaya Diikuti Sekitar 2.500 Peserta
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  11 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  11 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  12 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber