Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

80 Burung Sitaan Mati, Pakar Satwa Desak Kejati Perhatikan Kelangsungan Hidup Satwa
Selasa, 08-01-2019 | 19:10 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan burung langka hasil penyitaan petugas di Jember beberapa waktu yang lalu, dikabarkan terancam mati lantaran kehabisan pakan. Menyikapi hal tersebut, pakar satwa mengecam agar pihak terkait segera menindak lanjuti kondisi tersebut dengan memindahkan burung ke penangkaran yang presentatif. Sementara itu, 10 burung langka dalam kondisi kritis akan segera dipindahkan untuk mendapat penanganan intensif.

Ratusan burung langka jenis paruh bengkok yang berhasil disita petugas dari kasus penangkaran ilegal di Jember pada bulan Oktober 2018 lalu, dikabarkan terancam mati lantaran kehabisan pakan. Bahkan sejumlah 80 burung telah dinyatakan mati. Ratusan burung langka tersebut sengaja disita dan dijadikan barang bukti dari kasus yang menjerat CV Bintang Terang, Jember.

Menyikapi hal itu, Singky Soewadji selaku pakar satwa mengecam, agar ratusan burung langka yang dijadikan barang bukti tersebut diperhatikan keselamatannya, dengan dipindahkan ke penangkaran yang representatif untuk sementara waktu hingga kasus selesai.

Pihaknya sendiri telah mempersiapkan 30 sangkar berukuran 3 x 3 meter yang representatif dan berijin untuk membantu menampung sebagian burung tersebut untuk sementara waktu. "Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur telah melakukan survey dan 30 kandang tersebut dinyatakan layak. Rencananya, 10 burung kakak tua paruh bengkok yang saat ini dalam kondisi kritis, akan segera dipindahkan ke sangkar yang terletak di Kenjeran tersebut untuk mendapatkan perawatan intensif," kata Singky Soewadji. 

Selain itu, pihaknya mendesak agar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur segera memberikan langkah bijak untuk memperhatikan kondisi ratusan hewan tersebut. Menurutnya, jika satwa tersebut mati dalam kondisi disita, maka penegak hukum juga termasuk melakukan pembunuhan satwa yang dilindungi.(end)


Berita Terkait


80 Burung Sitaan Mati, Pakar Satwa Desak Kejati Perhatikan Kelangsungan Hidup Satwa


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber