Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

M.Baqir, Pemberi Suap Walikota Pasuruan, Jalani Sidang Perdana
Senin, 07-01-2019 | 18:58 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Berita Video : M.Baqir, Pemberi Suap Walikota Pasuruan, Jalani Sidang Perdana
Surabaya pojokpitu.com, Hasil operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pasuruan yang menyeret Walikota Pasuruan, mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Dari empat tersangka yang diamankan, M. Baqir, Direktur CV Mahadir, pemberi suap Walikota Pasuruan menjalani sidang terlebih dahulu.

Dalam surat dakwaannya, jaksa penuntut umum dari KPK, menjerat terdakwa M. Baqir, Direktur CV Mahadir dengan pasal berlapis, yakni pasal 5 ayat 1 atau ayat 2 atau pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001.

Jaksa KPK, Bayu Satriyo mengatakan terdakwa M. Baqir terbukti memberikan suap kepada Walikota Pasuruan sebesar Rp 115 juta. Pemberian suap ini merupakan fee atas pemenangan tender proyek pembangunan layanan usaha terpadu, koperasi usaha mikro, kecil dan menengah, senilai Rp 2,21 miliar .

Pemberian suap terdakwa kepada Walikota Pasuruan, Setiyono dilakukan dengan cara mentransfer ke rekening bank Supaat yang lalu dipindahbukukan ke rekening Wahyu Trihadianto untuk kemudian diberikan ke Walikota Pasuruan Setiyono.

Atas dakwaan ini, terdakwa asal Malang ini tidak membantahnya. Atas sikap terdakwa ini, majelis hakim yang diketuai I Wayan Sosiawan memerintahkan jaksa penuntut umum menghadirkan saksi untuk membuktikan dakwaannya.

Untuk diketahui, kasus suap ini bermula dari operasi tangkap tangan OTT yang dilakukan KPK pada Kamis 4 Oktober 2018. Saat itu, KPK menangkap keponakan walikota, Hendriyanto Heru Prabowo saat akan menyerahkan uang dari M. Baqir ke Walikota.

Dari pengembangan, KPK menangkap Walikota Setiyono, staf ahli bidang hukum politik dan pemerintahan Kota Pasuruan, Dwi Fitri Nurcahyo, dan tenaga honorer di Kelurahan Purutrejo, Wahyu Tri Hardianto.(end)

Berita Terkait


Praktek Suap di ESDM Pemprov Sudah Berlangsung Lama

Lima Pemberi Suap Mustafa Kamal Pasa Divonis 2 Tahun

Suap Distribusi Pupuk, KPK Periksa Tiga Tersangka

Belum Diberhentikan, Bupati Tulungagung Nonaktif Masih Menerima Gaji


Pemberi Suap Mustafa Kamal Pasa Dituntut 3 Tahun

Suap Jual Beli Jabatan Kemenag RI, Romi Resmi Ditahan

Suap Jual Beli Jabatan Kemenag RI Romy Jadi Tersangka

Pemberi Suap Bupati Malang Dituntut 4 Tahun

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber