Berita Terbaru :
Ratusan Kaum Milenial di Jatim Mengikuti Lomba Cipta Lagu Partai Golkar
Antisipasi Penyebaran Corona Saat Libur Panjang, Petugas Awasi Tempat Wisata
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak Pj Bupati Sidoarjo Sidak Pengerjaan Jalan
Libur Panjang, Stasiun Bojonegoro Tambah Dua Kereta Api
Anggaran Perbaikan Jalan di Ngawi Turun Drastis
Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Perdana, Risma Kampanye Bersama Eri Cahyadi Sapa Warga Bulak
   

RM, Ayah Biologis Bayi Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka
Metropolis  Minggu, 06-01-2019 | 03:30 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Kasus pelajar buang bayi hidup hidup, yang dilakukan oleh pasangan remaja, RM (18) dengan ML pacarnya yang masih berstatus pelajar SMK swasta di Sidoarjo ini. Saat ini masih dalam proses penyelidikan serius Unit PPA Reskrim Polresta Sidoarjo.

Kompol M Harris Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, tegaskan pihaknya dalam kasus ini telah resmi menetapkan satu orang sebagai tersangka yaitu RM, yang merupakan ayah biologis dari bayi tersebut.
 
"RM ditetapkan sebagai tersangka dikarenakan dari keterangan yang ada, ditengarai ide untuk mengubur bayi hasil hubungan gelapnya dengan pacarnya ML ini berasal dari RM," jelas Kompol M. Harris.
 
Pihak kepolisian masih terus mengorek keterangan dari pihak pihak lainnya, dimana total sudah enam saksi yang telah diperiksa. Selain itu dalam proses penyelidikan lanjutan, kepolisian masih mendalami apakah dalam kasus buang bayi ini sudah ada perencanaan pembunuhan atau tidak.
 
Dalam kasus ini, tersangka yang tega melakukan penganiayaan kekerasan hingga meninggal pada bayi nya sendiri tersebut, dijerat melanggar pasal perlindungan anak uu nomer 80 ayat 3 dimana ancamannya 15 tahun penjara.

Namun apabila ditemukan sebelum aksi buang bayi ini sudah ada perencanaan, pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, pasal 340 kuhp tentang pembunuhan berencana dimana hukumannya hingga 20 tahun penjara. (yos)
 







Berita Terkait

Pelaku Pembuangan Bayi Akhirnya Terungkap

Polisi Mencari pelaku pembuang Bayi di Sungai Brantas

Ibu Pembuang Bayi di Toilet Puskesmas Ditetapkan Jadi Tersangka

RM, Ayah Biologis Bayi Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  6 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  4 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  4 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  17 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber