Berita Terbaru :
   

RM, Ayah Biologis Bayi Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka
Metropolis  Minggu, 06-01-2019 | 03:30 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Kasus pelajar buang bayi hidup hidup, yang dilakukan oleh pasangan remaja, RM (18) dengan ML pacarnya yang masih berstatus pelajar SMK swasta di Sidoarjo ini. Saat ini masih dalam proses penyelidikan serius Unit PPA Reskrim Polresta Sidoarjo.

Kompol M Harris Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, tegaskan pihaknya dalam kasus ini telah resmi menetapkan satu orang sebagai tersangka yaitu RM, yang merupakan ayah biologis dari bayi tersebut.
 
"RM ditetapkan sebagai tersangka dikarenakan dari keterangan yang ada, ditengarai ide untuk mengubur bayi hasil hubungan gelapnya dengan pacarnya ML ini berasal dari RM," jelas Kompol M. Harris.
 
Pihak kepolisian masih terus mengorek keterangan dari pihak pihak lainnya, dimana total sudah enam saksi yang telah diperiksa. Selain itu dalam proses penyelidikan lanjutan, kepolisian masih mendalami apakah dalam kasus buang bayi ini sudah ada perencanaan pembunuhan atau tidak.
 
Dalam kasus ini, tersangka yang tega melakukan penganiayaan kekerasan hingga meninggal pada bayi nya sendiri tersebut, dijerat melanggar pasal perlindungan anak uu nomer 80 ayat 3 dimana ancamannya 15 tahun penjara.

Namun apabila ditemukan sebelum aksi buang bayi ini sudah ada perencanaan, pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, pasal 340 kuhp tentang pembunuhan berencana dimana hukumannya hingga 20 tahun penjara. (yos)
 







Berita Terkait

Pelaku Pembuangan Bayi Akhirnya Terungkap

Polisi Mencari pelaku pembuang Bayi di Sungai Brantas

Ibu Pembuang Bayi di Toilet Puskesmas Ditetapkan Jadi Tersangka

RM, Ayah Biologis Bayi Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Hujan Disertai Angin Tumbangkan Pohon
Pojok Pitu

Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber