Berita Terbaru :
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
   

Berbagai Suka Duka Melatih Harimau Sumatera yang Sudah 10 Tahun Bekerja
Peristiwa  Sabtu, 05-01-2019 | 05:20 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Melatih binatang sejak kecil belum tentu tidak menuai resiko saat melakukan pelatihan, seperti yang dilakoni Ahmad Soleh, pelatih harimau sumatera yang bernama mulan ini misalnya.

Meskipun sudah melatih sejak usia 3 bulan, namun luka-luka masih didapatkan dibagian kaki, mata hingga tangannya akibat gigitan taring harimau tersebut. Kecintaannya melatih harimau sumatera, ternyata mampu tumbuh dewasa dan seperti keluarga bagi soleh.

Bertempat diwilayah Desa Ndilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, harimau sumatera tumbuh besar ditangan Ahmad Soleh, seorang pelatih harimau sumatera semenjak usia masih 3 bulan.

Suka duka sudah didapatkan selama melatih harimau yang dinamakan Mulan ini. Bagaimana tidak, harimau ini disamping seperti bagian dari hidupnya, ternyata saat insting binatangnya keluar, juga kadang menyerang soleh.

Tak heran luka-luka didapatkan dibeberapa bagian tubuhnya, seperti pada tangan, kaki hingga mata soleh. Namun tetap gigih melatih Mulan hingga menjadi binatang, yang mencintai manusia selama tidak mengganggu keberadaannya.

Semenjak usia mulan 3 bulan dan mulai dipegang soleh sebagai pelatihnya, kasih sayang selalu diberikan kepada mulan layaknya seperti anak sendiri, hingga balasan harimau tersebut kepada dirinya juga bisa dilihat.

Tak heran candaan Soleh dan Mulan juga mengundang banyak pihak untuk menyaksikan dikandangnya, yang terletak disebuah ladang cukup luas untuk menjadi rumahnya di Desa Ndilem, Kepanjen.

Layaknya dengan seorang anak, Soleh juga memperagakan atraksi digigit bahkan dicakar oleh Mulan, yang masuk dalam gurauan antara pelatih dan binatang kesayangannya tersebut.

Bahkan saat memberikan makan dan minum kepada Mulan, pelatih harus meracik dan memberikan sendiri didalam kandang Mulan, bahkan, memberikan makan melalui mulut sang pelatih.

Harimau sumatera yang dimiliki warga Malang ini juga sudah mendunia, bahkan juga sempat dinobatkan sebagai duta PBB sebagai hewan piaraan yang berhasil dilatih dan jinak oleh pelatihnya. (yos)

Berita Terkait

Berbagai Suka Duka Melatih Harimau Sumatera yang Sudah 10 Tahun Bekerja
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  18 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  17 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  4 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber