Berita Terbaru :
Joko Widodo Beri Penghargana 22 Tenaga Medis Meninggal Dan Beberapa Tokoh Nasional
Protap Hajatan di Tengah Pandemi Covid 19 Dalam New Normal
Soal Bangli Maospati, Satpol PP Koordinasi Dengan BBWS Solo
Siswa SD Positif Covid-19, Pembelajaran Luring Harus Perhatikan Protokol Kesehatan
Lima Pejabat Mendapatkan Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Dari Gubernur Jatim
Kepala SD Meninggal Akibat Covid 19, 3 Anggota Keluarga Positif
Dijadwalkan Hari Ini, Putusan Sengketa Pemilukada Surabaya Diundur Sabtu
Enam SMA di Ponorogo Akan Jalani Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Ribuan Insan Pariwisata Terdampak Covid 19 Terima Bansos
Gubernur Jatim Akan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus Untuk Tingkat SMA SMK
Jelang Pilkada, PAN Ponorogo Belum Tentukan Rekom
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan Gedung DPRD Kabupaten Malang
Mobil Pick Up Terbakar di Kebun Tebu, Seorang Alami Luka Bakar
DPRD Nganjuk Minta Bupati Segera Terbitkan Surat Edaran Sekolah Luring
Gubernur Jatim Bersama TNI Polri Canangkan Program Kedisiplinan Masyarakat
   

Berbagai Suka Duka Melatih Harimau Sumatera yang Sudah 10 Tahun Bekerja
Peristiwa  Sabtu, 05-01-2019 | 05:20 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Melatih binatang sejak kecil belum tentu tidak menuai resiko saat melakukan pelatihan, seperti yang dilakoni Ahmad Soleh, pelatih harimau sumatera yang bernama mulan ini misalnya.

Meskipun sudah melatih sejak usia 3 bulan, namun luka-luka masih didapatkan dibagian kaki, mata hingga tangannya akibat gigitan taring harimau tersebut. Kecintaannya melatih harimau sumatera, ternyata mampu tumbuh dewasa dan seperti keluarga bagi soleh.

Bertempat diwilayah Desa Ndilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, harimau sumatera tumbuh besar ditangan Ahmad Soleh, seorang pelatih harimau sumatera semenjak usia masih 3 bulan.

Suka duka sudah didapatkan selama melatih harimau yang dinamakan Mulan ini. Bagaimana tidak, harimau ini disamping seperti bagian dari hidupnya, ternyata saat insting binatangnya keluar, juga kadang menyerang soleh.

Tak heran luka-luka didapatkan dibeberapa bagian tubuhnya, seperti pada tangan, kaki hingga mata soleh. Namun tetap gigih melatih Mulan hingga menjadi binatang, yang mencintai manusia selama tidak mengganggu keberadaannya.

Semenjak usia mulan 3 bulan dan mulai dipegang soleh sebagai pelatihnya, kasih sayang selalu diberikan kepada mulan layaknya seperti anak sendiri, hingga balasan harimau tersebut kepada dirinya juga bisa dilihat.

Tak heran candaan Soleh dan Mulan juga mengundang banyak pihak untuk menyaksikan dikandangnya, yang terletak disebuah ladang cukup luas untuk menjadi rumahnya di Desa Ndilem, Kepanjen.

Layaknya dengan seorang anak, Soleh juga memperagakan atraksi digigit bahkan dicakar oleh Mulan, yang masuk dalam gurauan antara pelatih dan binatang kesayangannya tersebut.

Bahkan saat memberikan makan dan minum kepada Mulan, pelatih harus meracik dan memberikan sendiri didalam kandang Mulan, bahkan, memberikan makan melalui mulut sang pelatih.

Harimau sumatera yang dimiliki warga Malang ini juga sudah mendunia, bahkan juga sempat dinobatkan sebagai duta PBB sebagai hewan piaraan yang berhasil dilatih dan jinak oleh pelatihnya. (yos)

Berita Terkait

Berbagai Suka Duka Melatih Harimau Sumatera yang Sudah 10 Tahun Bekerja
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  6 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  18 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  11 jam

PKB dan PDIP Akan Koalisi Dalam Pilkada Lamongan 2020
Pilkada  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber