Berita Terbaru :
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Dugaan Pungli Isbat Nikah, Kades Ancam Pecat Perangkat Desanya
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 01-01-2019 | 21:15 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Beberapa warga di Dusun Gondang Desa Darunga Kecamatan Tanggul Jember, mengeluh adanya pungli yang dilakukan oleh oknum perangkat desa darungan. Pungli ini terkait isbat nikah massal yang merupakan program bupati jember, oknum perangkat desa ini menggunakan seorang modin untuk meminta sejumlah uang kepada pasangan isbat nikah gratis.

Pungli ini bervariasi antara Rp 50 ribu per pasangan hingga Rp 150 ribu per pasangan, modin ini awalnya menolak untuk meminta sejumlah uang kepada pasangan isbat nikah gratis. Karena takut terhadap oknum perangkat isbat nikah para warganya tidak diproses. Modin ini meminta uang ke beberapa pasangan isbat nikah gratis.

Halil, modin dusun gondang menuturkan bahwa dirinya memberikan uang hasil pungli tersebut kepada kaur kesra sejumlah 7 orang pasangan dari 13 pasangan isbat nikah. "Dari ketujuh orang tersebut didapatkan uang sejumlah Rp 750 ribu," ujar Halil. 

Sementara itu Kepala Desa Darungan, Kulsum Efendi saat didatangi sejumlah wartawan dirumahnya mengatakan, bahwa pihak desa mendapat laporan dari warganya dan menelusuri kasus ini, ternyata benar kaur kesra tersebut melakukan pungli pada isbat nikah gratis.

"Pihak desa akan menunggu hasil kepolisian apakah oknum tersebut bersalah atau tidak, jika ditemukan saya tidak segan segan memberhentikan dari jabatannya," tegas Kulsum Efendi.

Disaat program pemerintah Kabupaten Jember yang tegak lurus dan gratis demi masyarakat Jember, masih saja ada ulah oknum oknum yang sengaja mengambil keuntungan didalam program tersebut. (yos)

Berita Terkait

Dugaan Pungli Isbat Nikah, Kades Ancam Pecat Perangkat Desanya

Akah Nikah di Kantor KUA Ranuyoso Dipungut Rp 600 Ribu
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  5 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  10 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber