Berita Terbaru :
Sebanyak 44 Desa di 9 Kecamatan Ngawi Rawan Kesulitan Air Bersih
Sopir Truk Ditemukan Tewas di Atas Tangki
Sosialisasi Jatim Bermasker Melalui Ratusan Sound System Keliling
Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
PDIP Tunjuk Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Jawa Timur
Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Ledakan PT Enero
Karena Pegawai Positif, Penutupan Dukcapil Diperpanjang
Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Terbaring Sakit
Dapat Rekom Partai Hanura, Teno Akan Lakukan Konsolidasi Antar Partai Pengusung
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Covid 19
Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
   

35 Warga Binaan Rutan Medaeng Menderita Sakit HIV AIDS
Metropolis  Senin, 31-12-2018 | 18:16 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Jelang pergantian tahun, petugas Rutan Kelas 1 Surabaya mengecek kesehatan seluruh warga binaan mulai blok A hingga W, Senin sore tadi. Sebanyak 35 warga binaan yang berada di blok E terindikasi sakit HIV AIDS, Tuberculosis dan Diabetes. Minimnya peralatan medis membuat petugas kesulitan memberi pengobatan maksimal kepada warga binaan.

Pengecekan kesehatan warga binaan ini dilakukan tim kesehatan bersama petugas pelayanan Rutan Kelas 1 Surabaya, Senin sore tadi. Dari blok A hingga W, petugas memfokuskan pada warga binaan yang tinggal di blok E. Di blok yang berada di samping lapangan ini, petugas mendapati 35 warga binaan sakit.

Kepala Seksi Pelayanan Rutan Kelas I Surabaya, Ahmad Nuri Dhuka mengatakan, meski di rutan telah tersedia poliklinik, namun pihaknya memiliki program pengecekan kesehatan bagi warga binaan yang tidak mampu berjalan ke klinik. "Hasilnya, 35 warga binaan yang berada di blok E terindikasi mengidap penyakit HIV AIDS, Tuberculosis, jantung, tumor dan kencing manis," kata Ahmad Nuri Dhuka.

Ahmad Nuri Dhuka menambahkan, masih banyaknya warga binaan yang mengidap penyakit kronis lantaran terkendala peralatan medis. Untuk mengatasi minimnya peralatan medis tersebut, Rutan Kelas 1 Surabaya selalu membawa warga binaan yang sakit ke Puskesmas Medaeng dan Rumah Sakit Dokter Soetomo.(end)

Berita Terkait

Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang

KPAD Madiun Catat 113 Penderita HIV/Aids Tambahan

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids

Puluhan Komunitas Gelar Aksi Damai Peringati Hari Hiv Aids se Dunia
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  3 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  4 jam

Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  14 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber