Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Amblesnya Jalan Gubeng, Kapolda Jatim Temukan Indikasi Ijin Proyek Bermasalah
Minggu, 30-12-2018 | 02:17 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Potensi penetapan tersangka terkait amblesnya jalan raya gubeng kini semakin mengerucut kepada 3 pihak, Kapolda Jatim menemukan adanya indikasi ijin yang bermasalah dalam proyek tersebut.

Proses penyidikan terkait amblesnya jalan raya gubeng masih terus dilakukan. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menyebutkan ada tiga pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ketiga pihak tersebut diantaranya, bagian perencana, bagian pelaksana, dan bagian pengawasan. Tim penyidik menemukan adanya indikasi ijin yang bermasalah terkait proyek Surabaya Gubeng Mix Development, yang di duga kuat menjadi penyebab amblesnya jalan raya gubeng.

Bagian perencana yang dimaksud juga termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam proses perijinan, baik pihak yang mengajukan ijin maupun pihak yang mengeluarkan ijin.

"Hingga saat inipun, penerbitan ijin proyek ini masih terus di dalami oleh tim penyidik," tegas Irjen Pol Luki Hermawan.

Terkait hal tersebut, Wakil Walikota Surabaya, Wisnu Sakti Buana sebelumnya telah mengklaim bahwa ijin proyek rumah sakit siloam yang dilaksanakan oleh PT. Nusantara  konstruksi enjinering tersebut, sudah sesuai prosedur.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, yang juga menambahkan bahwa pemerintah kota surabaya telah mengeluarkan ijin, namun tidak melakukan pengawasan lantaran diakui tidak memiliki kewenangan mengawasi kesesuaian pembangunan terhadap ijin yang telah dikeluarkan.

"Ditambah tidak adanya staf untuk melaksanakan pengawasan tersebut," jelas Risma.

Proyek inipun akhirnya berjalan minim pengawasan, karena hanya dilakukan dengan mengirimkan surat kepada kontraktor yang bersangkutan sebagai pengingat agar sesuai dengan prosedur.

Sementara itu, dalam perwali 51 tahun 2017 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif pelanggaran peraturan daerah Kota Surabaya nomor 7 tahun 2009 tentang bangunan, justru disebutkan bahwa walikota surabaya melalui jajarannya, berwenang melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan dan perijinan bangunan di wilayah daerah, yang salah satunya dilakukan dengan pemantauan langsung, berdasarkan kegiatan peninjauan lapangan secara berkala.

Sementara Jalan Raya Gubeng sudah bisa di lewati kembali, proses penyidikan kasus amblesnya jalan raya gubeng inipun masih terus berlangsung. Targetnya tersangka akan ditetapkan pada akhir tahun atau 2 hari kedepan. (yos)





Berita Terkait


Setahun Jalan Rusak Akibat Galian Pipa PDAM Belum Diperbaiki

BLH Surabaya Tegaskan Ijin Lingkungan Hidup Proyek Siloam Sudah Sesuai Aturan

Jalan Raya cButuh Waktu 2 Tahun Untuk Stabil

Belum Beroperasi, BNI Jalan Gubeng Tunggu Rekomendasi Keamanan Gedung


1800 Sirtu untuk Uruk Jalan Ambles dari Lereng Gunung Penanggungan

YLPK Jatim Sarankan Warga Yang Dirugikan Akibat Tanah Ambles, Gugat ke Pengadilan Negeri

Jalan Gubeng Surabaya yang Ambles Mulai Diuruk

Diperkirakan 8 Bulan Pengalihan Arus Imbas Tanah Ambles Gubeng

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber