Berita Terbaru :
Lima Guru Positif Covid-19, Begini KBM di SDN Plaosan 1
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
   

Muktamar Sastra Nusantara 2018 Digelar di Pondok Pesantren Salafiyah SyafiIyah Sukorejo
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 20-12-2018 | 07:11 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Muktamar Sastra Nusantra 2018 yang digagas KH. R. Azaim Ibrahimy, digelar di Pondok Pesantren Salafiyah SyafiIyah Sukorjo Situbondo . Muktamar pertama ini menganggap zikir berbentuk syair, pembacaan nadzom, puji - puji kepada Sang Pencipta dan Rosulnya menjelang sholat sebagai bentuk sastra. Turut hadir dalam muktamar ini, Kyai Mustofa Bisri, D. Zawawi Imron , serta Emha Ainun Najib.

Bertema Menggali Kenusantaraan Membangun Kebangsaan, Muktamar Sastra Nusantara secara resmi dibuka oleh Mentri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. Cara muktamar pertama ini digelar di Pondok Pesantren Salafiyah SyafiIyah Sukorjo Kabupaten Situbondo .
 
Pondok pesantren yang diasuh KHR. Azaim Ibrahimy ini adalah penggagas dari Muktamar Satra Nusantara 2018. Dalam pidatonya, KHR. Azaim Ibrahimy mengatakan selama 24 jam penuh, aktifitas santri dipenuhi berbagai macam sastra.
 
Zikir dalam bentuk syiiran, pembacaan nadzom, puji-pujian kepada Allah dan Rasul-nya menjelang shalat, ngaji kitab kuning, merupakan kegiatan berbetuk sastra. Tak hanya itu, di dalam ayat Al-Quran, mengandung nilai seni sastra.
 
Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Syaifuddin, mengapresiasi digelarnya Muktamar Sastra Nusantra 2018 ini. Kegiatan para santri di dalam pondok pesantren adalah dunia sastra sesungguhnya.
 
Selama gelaran Muktamar Sastra Nusantra 2018, dihadiri para penyair ternama di Indonesia, antara lain KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, D Zawawi Imron, Sosiawan Leak, dan Emha Ainun Nadjib, beserta ratusan peserta baik dari kritikus sastra maupun akademikus.(end)

Berita Terkait

Muktamar Sastra Nusantara 2018 Digelar di Pondok Pesantren Salafiyah SyafiIyah Sukorejo

Loyalis Djan Faridz: Seratus Kali Muktamar pun Tak Akan Selesai

Kubu Gus Solah Desak Menkumham Tak Sahkan Kepengurusan PBNU

Refleksi Muktamar Ke 33 NU dan Harapan NU ke Depan
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  8 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  12 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  8 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber