Berita Terbaru :
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
Sidoarjo Kembali Berlakuan Jam Malam Untuk Tekan Tingginya Penyebaran Covid 19
Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Usai Tangani Pasien Covid 19, Puskesmas Ditutup
   

Terkait Kosmetik Illegal, Nella Kharisma Penuhi Panggilan Polda
Infotainment  Selasa, 18-12-2018 | 14:18 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Artis dangdut asal Kediri, Nella Kharisma, Selasa siang, memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Foto Yus
Surabaya pojokpitu.com, Setelah sempat tertunda sepekan, artis dangdut Nella Kharisma akhirnya memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa siang (18/13). Kedatangan Nella ini akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait peran endorse kosmetik illegal bermerek Dermedical Skin Care atau DSC yang diproduksi di Kediri.

Kedatangan Nella bersama manajernya, untuk menjalani pemeriksaan dengan status saksi, terkait perannya sebagai endorse kosmetik illegal yang diproduksi di Kediri. Tidak ada komentar kepada awak media, saat penyanyi dangdut bernama asli Nella Tri Kharisma ini berjalan menuju ruang pemeriksaan.

Pemeriksaan yang dilakukan penyidik ini untuk mengetahui sejauh mana peran penyanyi berusia 24 tahun, yang ikut mengenalkan produk kecantikan tak berijin tersebut. Selain itu, penyidik juga mencari status hubungan kerjasama atau kontrak antara tersangka pembuat kosmetik illegal dengan Nella Kharisma.
 
Menurut AKBP Rofiq Ripto Himawan, Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim,  saksi telah dibayar untuk endorse produk kecantikan yang ternyata mengandung bahan berbahaya itu, sebesar Rp 7 hingga Rp 15 juta setiap minggu.

Selanjutnya, pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim telah menjadwalkan kedatangan penyanyi dangdut Via Vallen, pada 20 Desember mendatang, untuk diperiksa sebagai saksi. (pul)

Berita Terkait

Selama 11 Bulan, 96 Kosmetik Ilegal Masuk Indonesia

Kosmetik Ilegal Bisa Sebabkan Kerusakan Syaraf

Polda Jatim Sita Ribuan Kosmetik Ilegal Berbahaya

Kasus Kosmetik Ilegal Libatkan Via Vallen Mulai Disidangkan
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  16 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber