Berita Terbaru :
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
Sidoarjo Kembali Berlakuan Jam Malam Untuk Tekan Tingginya Penyebaran Covid 19
Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Usai Tangani Pasien Covid 19, Puskesmas Ditutup
Jumlah Kasus Positif Korona Masih Tinggi, 3 Ruas Jalan Kembali Ditutup
Peserta UTBK SBMPTN Antri Rapid Test
Kemenpora dan PSSI Bagi Tugas Urus Piala Dunia U-20
Wacana Pasien Covid-19 Jatim Dipindah ke Pulau Galang
   

Wajib Hadir, Kapolda Pastikan Artis Endorse Kosmetik Illegal Penuhi Panggilan
Metropolis  Senin, 17-12-2018 | 17:22 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Berita Video : Wajib Hadir, Kapolda Pastikan Artis Endorse Kosmetik Illegal Penuhi Panggilan
Surabaya pojokpitu.com, Sebagai pelengkap proses penyidikan, Polda Jatim telah mengirimkan surat panggilan sejumlah artis endorse kosmetik illegal. Terkait pentingnya penyidikan kasus ini, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, memastikan seluruh artis endorse untuk datang memenuhi panggilan. Jika mereka tak hadir hingga panggilan kedua, maka penyidik Polda Jatim akan melakukan penjemputan paksa.

Untuk melengkapi proses penyidikan kasus kosmetik illegal di Kediri, pekan lalu, Polda Jatim telah mengirimkan surat panggilan ke sejumlah artis endorse. Melihat pentingnya kasus ini, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan memastikan para artis endorse, seperti Nella Kharisma, Via Vallen dan beberapa artis lain untuk datang memenuhi panggilan tersebut.
 
"Jika para artis ini tak hadir hingga panggilan kedua, maka penyidik ditreskrimsus Polda Jatim akan melakukan penjemputan paksa. Pertimbangannya, produk kosmetik illegal ini telah beredar dan digunakan oleh masyarakat, melalui promosi para artis tersebut," kata Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim.
 
Bahkan untuk promosi produk kecantikan yang ternyata memiliki kandungan bahan berbahaya itu, para artis mendapat keuntungan upah sebesar Rp 7 juta hingga Rp 15 juta setiap minggu. Pemeriksaan terhadap para artis endorse ini bertujuan untuk memastikan sejauh mana peran mereka terhadap penggunaan dan penyebaran produk kosmetik tersebut.
 
Sesuai dengan surat panggilan yang telah dikirimkan, artis Nella Kharisma dimungkinkan hadir di Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Selain itu, Polda Jatim juga tengah menunggu dua pelapor yang mengaku sebagai korban dari kosmetik illegal tersebut. Untuk kepentingan masyarakat, Polda Jatim akan terus melakukan penyidikan kasus kosmetik illegal tersebut hingga tuntas.(end)

Berita Terkait

Perdoski Ingatkan Bahaya Penggunaan Kosmetik Sembarangan

Kenali 5 Ciri Kosmetik Yang Mengandung Zat Berbahaya

BPOM Imbau Generasi Millenial Bijak Gunakan Kosmetik

Polisi Amankan Dua Wanita Yang Diduga Pengedar Kosmetik Palsu
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  15 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  13 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber