Berita Terbaru :
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
Sidoarjo Kembali Berlakuan Jam Malam Untuk Tekan Tingginya Penyebaran Covid 19
Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Usai Tangani Pasien Covid 19, Puskesmas Ditutup
Jumlah Kasus Positif Korona Masih Tinggi, 3 Ruas Jalan Kembali Ditutup
Peserta UTBK SBMPTN Antri Rapid Test
   

Menteri Koordinator Perekonomian Siapkan Jagung Untuk Kebutuhan Peternak Unggas
Mataraman  Sabtu, 15-12-2018 | 05:30 wib
Reporter : Moch.Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Blitar, untuk menemui dan mendengarkan keluhan para peternak unggas. Para peternak mengeluhkan langka dan mahalnya jagung serta pemerintah peduli, saat harga telor murah.

Bertempat di lapangan Kebon Duren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution melakukan kunjungan kerjanya. Kedatangan menteri Sarmin disambut ribuan peternak unggas yang sudah menunggu sejak siang.

Para peternak unggas ini, umumnya mengeluhkan langka dan mahalnya harga jagung, yang merupakan pakan pokok untuk hewan unggas.

Saat ini harga jagung berkisar antara Rp 5 ribu hingga lima ribu delapan ratus ribu per kilogram. Padahal, dengan harga segitu, sangat memberatkan peternak.

Selain mengeluhkan masalah pakan jagung, peternak juga meminta pemerintah hadir dan peduli saat harga telor anjlok.

Mendengar keluhan peternak ayam petelur ini, Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, pemerintah akan mengupayakan agar harga jagung tidak naik lagi.

"Kita juga menjamin jika kebutuhan jagung untuk peternak tercukupi hingga 3 bulan kedepan," kata Darmin Nasution.

Terkait kebijakan impor jagung, saat ini sudah dua kali impor jagung untuk memenuhi kebutuhan peternak.

Kabupaten Blitar sendiri merupakan penghasil telor nomor 3 nasional, dan nomor 1 di jawa timur. Untuk kebutuhan jagung, peternak di Kabupaten Blitar membutuhkan 35 ribu ton.

Saat ini peternak di Kabupaten Blitar, sudah mendapatkan jagung sekitar empat ribu ton dengan harga Rp 4 ribu per kilonya. (yos)

Berita Terkait

Mentan Apresiasi Perkembangan Peternakan di Jawa Timur

Menteri Koordinator Perekonomian Siapkan Jagung Untuk Kebutuhan Peternak Unggas

Semarakan HUT Kota Batu, Dinas Pertanian Gelar Pameran Peternakan 2018

Diprotes Warga, Pemilik Peternakan Ayam Pilih Tutup Usaha
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  16 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber