Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Tidak Setuju Pernikahan Anak, Mertua Menjauhkan Menantu dari Istri dan Anaknya
Kamis, 13-12-2018 | 01:14 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Surabaya pojokpitu.com, Gara-gara ingin memisahkan hubungan suami istri yang sudah dikaruniai buah hati, orangtua pihak perempuan melaporkan menantunya ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Malang. Sikap intimidasi terpaksa dirasakan menantu, meski pasutri ini masih ingin melanjutkan hidup berumah tangga,

Oni Agus Sisdiantoko, warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang didampingi dua pengacaranya saat dipanggil UPPA Satreskrim Polres Malang atas laporan penelantaran anak istrinya.

Sebelumnya, tidak ada masalah pelik dalam rumah tangga mereka. Namun orangtua dari pihak perempuan selalu mencampuri urusan rumah tangga anaknya.

Selama ini, pasutri ini memang hidup bersama mertua di Gondanglegi. Hal ini rupanya tidak disukai orangtua pihak perempuan, sehingga berusaha memisahkan mereka.

Saat menantu pulang ke rumah orangtuanya di Sumawe, orangtua pihak perempuan menyampaikan pada menantu bahwa istrinya sedang mengurus ijin menjadi tenaga kerja wanita (TKW) dan hanya bisa menemui anaknya sebentar-sebentar saja.

Kabar ini juga sudah disebarkan kepada tetangga bahwa anaknya tengah pergi keluar negeri untuk menjadi TKW. Hal ini sudah membuat curiga terlapor.

Sang menantu yang selama ini bekerja di wilayah Kecamatan Turen berusaha meminta nomor rekening kepada pihak istri untuk bisa mengirim uang untuk buah hati, namun selalu dicegah orangtuanya untuk diberikan.

Hingga suatu saat, menantu tersebut mengetahui bahwa istrinya berada di rumah, menantu pun datang ke rumah istriny dan berhasil bertemu dengan anak dan istrinya.

Menantu tadi tidak terima atas perlakuan orangtua istri yang berusaha memisahkan mereka. Bahkan istri hendak mengikuti suami ke Sumbermanjing, orangtuanya malah diberikan pilihan, untuk ikut suami dan anak ditinggalkan, atau tetap bersama anak, namun harus memutuskan hubungan dengan suami.

Kini atas laporan penelantaran anak istri yang disangkakan kepada menantu, ia diganjar dengan pasal 49 Undang-Undang nomor 23 tahun 2004 tentang penelantaran dan penghapusan KDRT.(end)

Berita Terkait


Tidak Setuju Pernikahan Anak, Mertua Menjauhkan Menantu dari Istri dan Anaknya

Kakek 106 Tahun Dilaporkan ke Polisi Karena Lakukan KDRT

Jengkel Tidak Mau Pulang, Suami Tega Aniaya Istri

Di Blitar, Kasus Kekerasan Anak dan KDRT Meningkat


Istri Terluka Parah Laporkan KDRT , Suami Masih Bebas

Sidang KDRT Ricuh, Kedua Pihak Saling Serang

Kondisi Yatun Korban KDRT Mulai Membaik

Siswa SD Jadi Korban KDRT Ibu Tiri
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber