Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Serangan Ulat Bulu Meluas Ke Pemukiman Warga, Warga Mengungsi Untuk Tidur
Selasa, 11-12-2018 | 04:16 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Berita Video : Serangan Ulat Bulu Meluas Ke Pemukiman Warga, Warga Mengungsi Untuk Tidur
Tuban pojokpitu.com, Serangan ulat bulu makin meluas di pemukiman penduduk, dikawasan perbukitan Kapur Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tak hanya berdiam pada pohon jati, ribuan hewan melata tersebut juga berkeliaran masuk rumah-rumah warga, akibatnya warga resah harus membersihkan rumah berkali-kali, bahkan mengungsi tidur karena geli.

Pemandangan berbeda terlihat di rumah-rumah warga Desa Montong Sekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Sejak 2 hari terakhir, pemukiman di kawasan perbukitan kapur ini kedatangan tamu ulat pohon jati, yang jumlahnya mencapai ribuan ekor.

Tak hanya hidup pada pohon jati, hewan melata ini juga berkeliaran di rumah-rumah warga. Hampir seluruh sudut rumah menjadi sarang bagi ulat jati.

Ulat jatu terlihat bergerombol di tembok dan bergelantungan di atap, serta menempel perabot rumah, seperti meja-kursi, lemari, hingga kasur.

Ulat berwarna hitam ini diketahui muncul pekan lalu, tapi mulai menyerbu rumah-rumah warga sejak 2 hari terakhir. Purwati salah satu warga, mengungkapkan, awalnya ulat bergerombol di pohon-pohon dan memakan daun pohon jati. "Ulat inipun kemudian berkeliaran hingga masuk rumah-rumah warga," kata Purwati.

Kondisi ini membuat warga resah. meski ulat ini tidak gatal namun mereka merasa geli dengan keberadaannya. Banyaknya jumlah ulat juga membuat warga resah harus membersihkan rumah berkali-kali, bahkan beberapa anak terpaksa mengungsi tidur karena geli.

Ulat pohon jati sebenarnya rutin muncul setiap awal musim penghujan. Namun fenomena ulat sampai menyerbu pemukiman penduduk tercatat 2 kali, yaitu sebelumnya pada tahun 2015. diduga, Jumlah ulat semakin banyak lantaran burung yang menjadi predator menghilang karena terus diburu manusia.

Kondisi ini terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Tuban, khususnya yang berada di sekitar hutan jati. Biasanya ulat pohon jati akan bertahan selama lima sampai tujuh hari, ulat kemudian akan berubah menjadi kepompong lalu menjadi kupu-kupu. (yos)

Berita Terkait


Penyebab Berkembangbiaknya Ulat Bulu Tidak Seimbangnya Ekosistem Karena Perburuan Liar

Ulat Bulu Masuk Kelas, Aktifitas Belajr Mengajar Terganggu

Warga Basmi Ulat Bulu Dengan Insektisida

Ulat Bulu Serang 3 Desa di Pasuruan


Ribuan Ulat Bulu Serang Pemukiman Warga

Menu Makanan, Warga Berburu Ulat Bulu Di Lereng Hutan Taman Nasional Baluran

Serangan Ulat Bulu Meluas Ke Pemukiman Warga, Warga Mengungsi Untuk Tidur

Ulat Bulu Serang Pemukiman Warga Tuban

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber