Berita Terbaru :
Gudang Kerajinan Batok Kelapa Terbakar di Blitar
Warga Jember Berebut Daging Hiu Tutul Yang Mati Terdampar
Menko PMK Minta Kampus Ikut Membantu Penanganan Covid 19
Ambulance Disco Menjadi Viral, Tujuannya Agar Tak Lagi Menakutkan
Pemkab Mojokerto Gratiskan Rapid Tes Bagi Pelajar Yang Ikut SBMPTN
Pakai Motor Risma Blusukan Tegur Warga Tak Pakai Masker
Wajib, Gugus Tugas Rapid Warga di Tempat Nongkrong
Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Gugus Tugas Covid 19 Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Kesehatan
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
   

Merasa Nasibnya Terancam, Ratusan Guru Honorer Wadul ke Dewan
Metropolis  Senin, 10-12-2018 | 19:25 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan guru honorer mendatangi kantor DPRD Jatim di Jalan Indrapura Surabaya. Mereka kuatir dengan nasibnya yang tidak bisa lagi mengajar sebagai guru, lantaran kontraknya dihentikan akibat kalah bersaing dengan guru pendatang baru.

Nasibnya sebagai guru honorer terancam lantaran kontraknya dilakukan setiap satu tahun sekali, Senin siang. Ratusan guru honorer di Jawa Timur mendatangi kantor DPRD Provinsi Jatim untuk memperjuangkan nasibnya agar mendapat perhatian dari DPRD Provinsi Jatim.

Para guru ditemui oleh Komisi E DPRD Jatim yang membidangi pendidikan. Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Suli Daim, berharap pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer dengan mengangkatnya sebagai PNS.

Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Husein Matamin, berharap ada perubahan amandemen yang mengatur soal penerimaan PNS, karena dengan peraturan sekarang dimana untuk mengikuti penerimaan CPNS harus berumur 35 tahun, sehingga dengan peraturan tersebut banyak guru honorer yang tidak bisa mengikuti.

Para guru berharap pemerintah segera menyelesaikan persolan guru honorer, sebelum pelaksanaan pileg dan pilpres.(end)










Berita Terkait

Duh, Nasib PPPK Kabupaten Ngawi Masih Gelap

Soal Guru Honorer, Ini Kata FHI untuk Mendikbud Nadiem

Nasib Guru Honorer, Bupati Tunggu Pemerintah Pusat

Berharap Kesejahteraan, Ribuan Guru Honorer Istighosah
Berita Terpopuler
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  3 jam

Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Peristiwa  3 jam

Warga Jember Berebut Daging Hiu Tutul Yang Mati Terdampar
Peristiwa  23 menit

18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  13 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber