Berita Terbaru :
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak Pj Bupati Sidoarjo Sidak Pengerjaan Jalan
Libur Panjang, Stasiun Bojonegoro Tambah Dua Kereta Api
Anggaran Perbaikan Jalan di Ngawi Turun Drastis
Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Perdana, Risma Kampanye Bersama Eri Cahyadi Sapa Warga Bulak
Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Petugas Pastikan Tempat Wisata Taat Protokol Kesehatan
Tradisi Rebuen Mauludan Berebut Aneka Makanan, Alat Sholat Hingga Minyak Goreng
   

Supplier Komponen Terbesar iPhone di Taiwan Pindah ke Batam
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 10-12-2018 | 08:10 wib
Reporter :
Batam pojokpitu.com, Supplier komponen terbesar bagi iPhone, Pegatron asal Taiwan akan mengalihkan sebagian produksinya ke Batam. Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoieng membenarkan hal tersebut.

"Sebelumnya Pegatron sudah datang ke sejumlah kawasan industri untuk melakukan survey," katanya saat dihubungi Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (12/6).

Dia mengatakan bahwa Pegatron memilih memindahkan sebagian produksinya karena imbas dari perang dagang antara Tiongkok dan Amerika.

Karena akibat perang dagang tersebut, Amerika mengenakan tarif tinggi kepada produk Pegatron berbasis produksi non-iPhone yang diekspor ke Negeri Paman Sam tersebut.

"Ini adalah kesempatan Batam melihat peluang. Contohnya Pegatron ini yang masuk ke Batam," ungkapnya.

Pegatron mengalami tekanan berat dari perang dagang. Perang dagang membuat produsen terhimpit karena meningkatnya upah dan berkurangnya tenaga kerja. Sementara biaya produksi semakin tinggi.

Pada awalnya, Pegatron menyukai Vietnam. Tapi lambat laut memilih Batam karena investasi bisa lebih cepat berkembang. "Penyebabnya adalah lokasi Batam yang strategis dekat dengan Singapura," paparnya.

Pria yang biasa disapa Ayung ini mengatakan bahwa Pegatron akan membangun pabriknya di Satnusa Persada. Dan kemungkinan besar akan membangun yang lainnya di salah satu kawasan industri di Batam."Tapi ini masih dalam tahap negosiasi dulu," katanya.

Investasi akan dilakukan mulai sebulan ini dan bakal produksi penuh pada pertengahan tahun 2019.

Chairman Pegatron Tung Tzu-hsien baru-baru ini juga mengatakan, perusahaan tengah meningkatkan kapasitas produksinya di Taiwan Utara, Taoyuan untuk memenuhi permintaan yang kuat pada produk yang terkena dampak tarif.

Sebelumnya, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo sudah mengisyaratkan bahwa Batam memang akan didatangi sejumlah industri pemasok komponen smartphone.

Sehingga BP akan membangun lokasi khusus untuk industri pemasok komponen smartphone. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem industri smartphone yang berkelanjutan disini.

"Saat ini PT Satnusa Persada merakit beberapa merk smartphone. Tapi komponennya masih datang dari luar. Sehingga jika pemasok komponen smartphone bangun pabrik disini, akan lebih efektif," katanya.

Batam memiliki lokasi strategis karena berada di Selat Malaka. Tiap tahun paling sedikit enam ribu pelayaran melewati selat ini, bahkan lebih tinggi dibanding arus pelayaran dari Terusan Suez dan Terusan Panama.

Infrastruktur juga cukup memadai untuk menunjang aktivitas industri. Sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang positif bagi industri smartphone untuk tumbuh.

Makanya BP Batam dibantu para pengusaha tengah berusaha merayu 24 industri pemasok komponen smartphone agar mau membuka pabriknya di Batam. Dengan demikian, maka produksi bisa lebih cepat dan biaya produksi lebih murah karena jarak antara pabrik smartphone dan pemasok komponennya semakin dekat.

Selain itu, pasar Indonesia juga sangat luas. Hal ini dinilai dapat menjadi peluang bagi perusahaan-perusahaan smartphone untuk mengembangkan bisnisnya di Batam.

Maka itu pihaknya berharap banyaknya keunggulan yang ada di Batam bisa menjadi daya tarik perusahaan-perusahan pemasok komponen smartphone agar membangun pabriknya di Batam.(leo/jpnn/pul)

Berita Terkait

iPhone 11 Dirilis 6 Desember, Ada 3 Seri dan Harga Mulai Rp 12,9 Juta

iPhone 5G Dijadwalkan Rilis Tahun Depan, Intip Kemampuan Prosesornya

Apple Siapkan Audio Group Facetime Lebih Realistis

Supplier Komponen Terbesar iPhone di Taiwan Pindah ke Batam
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  5 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  3 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  17 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  15 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber