Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Isu Virus Membuat Omset Penjualan Terompet Menurun
Minggu, 09-12-2018 | 20:04 wib
Oleh : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Para perajin terompet di kecamatan Sukodadi Lamongan, resah dengan isu virus yang ada di terompet. Terbukti, saat penjualan terompet tahun baru lalu, mempengaruhi penjualan.

Entah siapa yang pertama kali menyebarkan isu virus tersebut. Isu virus pertama kali bergulir pada pergantian tahun baru 2017 kemarin. Bahwa terompet tersebut mengandung virus. Hal ini membuat pemesanan mengalami penurunan.

Bahkan pada tahun - tahun kemarin, pemesanan bisa mencapai 7 ribu hingga 10 terompet. Namun kini hanya 3 ribu hingga 4 ribu biji terompet saja.

Menurut Untung salah satu perajin terompet, sudah berpuluh-puluh tahun membuat terompet. Namun sejak muncul isu virus tidak jelas itum hasil kerajinan tangannya mengalami penurunan penjualan.

Meskipun mengalami penurunan, Untung dan beberapa warga Desa Sumebraji tetap membuat kerajinan terompet yang biasanya digunakan untuk perayaan pergantian tahun.

"Terompet ini dijual di beberapa wilayah di Jawa Timur, dan sebagian pemesan juga datang dari luar pulau, seperti Kalimantan, Sulawesi bahkan hingga Timika," kata Untung.

Untuk harga pun bervariasi, mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 10 ribu. Seperti halnya terompet yang berbentuk naga, harga nya mencapai Rp 10 ribu. Terompet model seperti ini yang paling laris saat perayaan pergantian tahun. (pul)



Berita Terkait


Begini Berkah Tahun Baru Bagi Penjual Terompet

Pedagang Terompet Keluhkan Anjloknya Omset

Isu Virus Berdampak Pesanan Terompet Menurun

Isu Virus Membuat Omset Penjualan Terompet Menurun


Pedagang Terompet Tahun Baru Kebanjiran Pesanan di Tahun Baru

Jelang Nataru Penjual Terompet Mulai Bermunculan

Pedagang Terompet Panen Rejeki

Nasib Perajin Terompet Tahun Baru Yang Tergerus Zaman

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber