Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Diduga Korupsi Penyalahgunaan TKD, 2 Kades Kembalikan Uang Ratusan Juta
Kamis, 06-12-2018 | 19:02 wib
Oleh : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Diduga meyalagunakan pengelolahan tanah kas desa, 2 kades di Kecamatan Besuki meyerahkan uang ratusan juta rupiah ke penyidik Kejaksaan Negeri Situbondo.

Penyerahan uang tersebut, hasil temuan tim penyidik kejaksaan yang seharusnya uang masuk ke kas desa sebagai pades. Uang ratusan juta seharusnya diperuntukan untuk kepentingan pembangunan desa setempat.

Jumlah uang yang dikembalikan oleh kepala Desa Demung dan kepala Desa Langkap  Kecamatan Besuki seluruhnya Rp 807.802.187.Kepala Desa Demung sebesar menyerahkan uang sebesar Rp 680.302.187, sedangkan kepala desa langkap mengembalikan uang sebesar Rp127.500.000.

Temuan tersebut hasil audit Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (APIP) Kabupaten Situbondo, 2 desa terjadi kesalahan administrasi. Sehingga 2 kepala desa tersebut, diminta untuk mengembalikan uang hasil pengelolaan tanah kas desa.

Reza Aditya Wardhana, Kasipidus Kejakasaan Negeri Situbondo, membenarkan pengembalian uang ratusan juta oleh 2 kepala desa. "uang tersebut akan dikembalikan ke kas desa masing-masing dan selanjutnya menjadi pendapatan asli desa, serta dapat dimanfaatkan untuk pembangunan desa pada tahun 2019," jelas Reza Aditiya Wardhana.

Samsuri, pengelolah TKD, mengatakan, terjadinya kesalahan dalam administrasi, menjadi pembelajaran oleh seluruh kepala desa se Situbondo.

"Kedepan pengelolahan tanah kas desa kedepnnya akan lebih di perbaiki oleh seluruh kades," kata Samsuri.

Lantaran puya itikad baik, dugaan tindak pidana korupsinya terhadap dua kepala desa ini , menjadi pertimbangkan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Situbondo. (yos)



Berita Terkait


Diduga Korupsi Penyalahgunaan TKD, 2 Kades Kembalikan Uang Ratusan Juta

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber