Berita Terbaru :
Terseret Banjir Korban Ditemukan Nelayan di Tengah Laut Kondisi Membusuk
DPRD Bojonegoro Tetapkan 5 Raperda
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
   

Lahan 3 Petak Milik NU Situbondo Diduga Hendak Diserobot Warga
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 05-12-2018 | 16:06 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Mengetahui seorang warga di Kecamatan Kapongan, diduga hendak menyerobot lahan milik Nahdatul Ulama Situbondo, puluhan pengacara dari Lembaga Perlindungan Dan Bantuan Hukum NU Situbondo mendatangi lahan tersebut.

Lahan telah dibangun Klinik Bina Jasmani di Dusun Nyeor Cangka Desa Kesambirampak Kecamatan Kapongan. Sebelumnya diduga hendak diserobot seorang warga bernama Sapa. Aset NU Situbondo berupa tiga petak lahan pertanian.

Mengetahui penyerobotan, puluhan pengacara dari LBHNU dan sejumlah pengurus NU situbondo mendatangi lahan 5300 meter persegi yang akan di bangun rumah sakit tersebut. Lahan dibeli dari pemilik lahan sebelumnya sejak tahun 1998 lalu.
 
Peralihan kepemilikan lahan tiga petak dari pemilik sebelumnya diakui oleh Kepala Desa Kesambirampak. Lahan telah dibeli pengurus NU Situbondo, dan hingga kini masih tahap kepengurusan sertifikat.
 
Menurut Sucipto Kades Kesambirampak, aksi penyeroboat oleh Sapa dilakukan dengan cara premanisme. Sempat berhasil diredam pihak kepolisian, dan sejumlah preman bayaran bersenjata celurit mengancam kepada penjaga aset NU Situbondo.
 
Sementara itu Fathol Bari selaku kuasa hukum mengatakan, tanah tersebut dibeli pengurus NU kepada pemilik resmi lahan tersebut. "Mulai Rabu pagi ini, aset berupa lahan telah berhasil kami kuasai kembali," kata Fathol Bari. (pul)

Berita Terkait

Menang Kasasi, Akhirnya KH Fatoni Kembali Kuasai Perum ABR

Warga Meminta Kepastian Tanah Apakah Milik PT. KAI Atau Tanah Negara

Serobot Lahan Saudara Sendiri, Tim PRC Pengembalian Aset Negara Malang Turun Tangan

Sengketa Lahan, Warga Segel SD Negeri dan Lapangan Sepakbola
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  14 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  15 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  14 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber