Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pembuatan dokument palsu ini digunakan untuk pengajuan kredit mobil dan pengajuan kredit rumah. Foto Yus
Pecatan PNS Palsukan Dokumen, Berakhir Masuk Bui
Selasa, 04-12-2018 | 08:09 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim akhirnya membongkar praktek pemalsuan dokument penting di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Selain menangkap 5 tersangka, polisi juga menyita ratusan dokument penting seperti KTP, SIM, kartu keluarga, surat tanah, dan akta cerai yang dijual dengan harga cukup tinggi.

Pelaku 5 tersangka sindikat pemalsuan dokumen asal Surabaya dan Sidoarjo, ditangkap di sebuah warung kopi kawasan Desa Ganting Sidoarjo. Dalam penangkapan itu, satu dari lima tersangka diketahui sebagai pecatan PNS di Sidoarjo.

Kasus ini terbongkar setelah polisi menangkap tersangka berinisial YP dan AB, karena membawa KTP palsu. Dari keterangan kedua tersangka, barang bukti KTP palsu itu digunakan untuk pengajuan pinjaman ke bank perkreditan.

Dari hasil pengembangan, polisi berhasil menangkap tiga pelaku lain, yang ternyata memiliki peran masing-masing. Dalam menjalankan aksinya, para tersangka berperan sebagai makelar, desain grafis, tukang cetak,  kurir.

Menurut Kombespol Gopoh Setiono, Direktur Reskrimum Polda Jatim, pelaku bermodal 1 unit komputer, printer stempel, dan kertas dokumen, sindikat ini mampu mencetak dokument penting yang nyaris persis aslinya. Untuk KTP dan SIM, para tersangka menggunakan KTP asli bekas. Seperti milik orang yang telah meninggal dunia. KTP dan SIM ini, didesain ulang sesuai pesanan.

"Sedangkan STNK, pelaku menghapus dan mencetak ulang. Semua dokumen penting ini dijual seharga Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta," kata Kombespol Gopoh Setiono.

Semua dokumen palsu ini digunakan untuk agunan kredit mobil, motor, rumah, hingga pinjaman modal. Bahkan, beberapa klien memesan akta cerai palsu untuk menikah lagi.

Dari tangan tersangka, polisi menyita puluhan lembar dokumen palsu seperti KTP, SIM, STNK ,  kartu keluarga, satu unit scanner, printer dan satu unit komputer. (pul)

Berita Terkait


Pemkot Pasuruan Lantik 146 PNS Setelah Ada Ijin Dari Mendagri

Usai Pemilu, Pemkab Madiun Akhirnya Angkat 341 CPNS

Hingga Bulan Mei Ini, SK CPNS Pemkab Madiun Belum Turun

Ratusan Guru Dilantik CPNS, Dindik Jatim Mengaku Masih Kekurangan


Ratusan Guru Dilantik CPNS, Dindik Jatim Mengaku Masih Kekurangan

Empat PNS Asal Bondowoso Melamar Eslon Dua Lumajang

Korban Penipuan Penerimaan CPNS Senilai Ratusan Juta Rupiah Laporkan ke Polisi

Sebanyak 440 CPNS Lulus Seleksi Terima SK Bupati

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber