Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar
Selasa, 04-12-2018 | 05:37 wib
Oleh : Moch.Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Harga jagung di Kabupaten Blitar, kian meroket dan mengakibatkan sejumlah peternak ayam petelur mengaku rugi, karena biaya operasional yang dikeluarkan tak sebanding dengan harga telor di pasaran. Jika hal ini terus berlangsung, tidak menutup kemungkinan peternak akan gulung tikar.

Sejak 3 bulan lalu harga jagung di Kabupaten semakin tidak terbeli, dari harga Rp 3.900 per kilo, naik menjadi Rp 5.000 per kilo, bahkan kini nail lagi menjadi Rp 5.850 per kilo.

Hal ini seperti yang di alami Partini, salah satu peternak ayam petelur asal Desa Tawangsari, Kecamatan Garum. Partini mengaku, harga jagung dirasa terlalu mahal sehingga berpengaruh pada kelangsungan usahanya.

"Saya berharap kepada pemerintah, agar segera turun tangan agar harga jagung kembali nornal. Jika tidak, peternak tak akan sanggup dan tarancam gulung tikar," ujar Partini.

Hal ini diperparah dengan pergantian cuaca, sehingga intensitas telur ayam berkurang dan mudah terserang penyakit. (yos)

Berita Terkait


Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar


Ribuan Peternak Ayam di Blitar Terancam Gulung Tikar

Peternak Ayam se Blitar Raya Gelar Doa Keprihatinan

Cuaca Ekstrem, Peternak Ayam Diimbau Waspada

Ratusan Peternak Ayam Tuntut Harga Jagung Murah dan Menteri Pertanian Dicopot

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber