Berita Terbaru :
Nenek Renta Tinggal Di Gubug Reot Tak Layak Huni
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
   

Begini Perjuangan Penyandang Disabilitas Mengikuti Ujian SIM D
Sosok  Senin, 03-12-2018 | 16:04 wib
Reporter : Iqbal Mustika Dan Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Keterbatasan fisik tidak menghalangi seorang warga Banyuwangi, untuk mendapatkan Surat Ijin Mengemudi, SIM D Senin siang (3/12). Meski menyandang disabilitas, wanita yang juga seorang atlit renang tingkat nasional tersebut berniat mengikuti ujian teori dan praktek SIM D

Dengan mengendarai sepeda motor yang sudah dimodifikasi khusus, Ika Aprilia Dewi, (22) warga Desa Sukomaju, Kecamatan Srono, Banyuwangi mendatangi Mapolres Banyuwangi.
 
Dengan cekatan, Ika Aprilia Dewi  bersama motornya menuju loket pendaftaran dan ruang pelayanan SIM. Dibantu petugas, Ika Aprilia Dewi yang mengalami cacat fisik dibagian lutut kaki sejak lahir langsung diarahkan mengurus surat kesehatan terlebih dahulu. Selanjutnya mengikuti ujian teori sesuai aturan yang berlaku.
 
Setelah dinyatakan lulus, pemohon SIM diharuskan melakukan sesi foto untuk melanjutkan mengikuti ujian praktek. Sebelum ujian praktik dimulai, petugas memberi arahan tentang tata cara melintas di jalur yang sudah disiapkan.
 
Tidak sulit bagi Ika Aprilia Dewi  mengikuti ujian praktik di lintasan menggunakan motor khusus miliknya. Beberapa tahapan seperti jalur zig-zag dan trak lurus serta pengereman berhasil dilalui dengan sempurna. Bahkan dilintasan menyerupai angka delapan, roda motor depan Ika selalu tepat berada di jalur garis putih. "Akhirnya impian saya untuk mendapat SIM D bisa diperoleh dengan mudah," kata Ika bangga.
 
Ika mengaku sudah sejak setahun ini aktif berkendara menggunakan motor khusus di jalan raya. Bahkan sebelum memiliki SIM D, dirinya pernah touring bersama rekan-rekan penyandang disabilitas ke sejumlah kota. "Berkendara tidak mempunyai SIM bukanlah contoh yang baik, maka saya ingin menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga taat aturan meski dengan keterbatasan fisik," tambah Ika.
 
Sementara itu AKP Prianggo Malau Parlindungan, Kasat Lantas Polres Banyuwangi mengakatan, sesuai aturan lalu lintas, pemohon SIM D tidak ada perlakuan khusus. Namun petugas wajib mendampingi pemohon yang memiliki keterbatasan fisik untuk mempercepat gerak langkahnya.

Berita Terkait

Puluhan Penyandang Disabilitas Ikuti Ujian SIM

Begini Perjuangan Penyandang Disabilitas Mengikuti Ujian SIM D

Inilah Berkah Musim Durian Lereng Gunung Lawu

Satlantas Polrestabes Janji Beri Kemudahan Difabel Urus SIM D
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  17 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  16 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  15 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  9 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber