Berita Terbaru :
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
   

Upaya Resistensi, Polisi Amankan 233 Mahasiswa Papua
Metropolis  Minggu, 02-12-2018 | 17:33 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Pasca unjuk rasa mahasiswa Papua, Dir Intelkam Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya, akhirnya mengamankan 230 penghuni asrama Papua di Jalan Kalasan, Sabtu malam. Upaya ini dilakukan untuk menghindarkan mahasiswa Papua, dari reaksi pasca unjuk rasa Sabtu pagi, oleh sejumlah ormas Bela NKRI.

Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya akhirnya mengamankan 233 penghuni asrama Papua, Jalan Kalasan, Tambaksari, Sabtu malam. Upaya pengamanan ini bertujuan untuk menghindari resistensi sejumlah ormas pembela NKRI, pasca unjuk rasa ratusan mahasiswa Papua, di Jalan Pemuda, Sabtu pagi.
 
Setelah sempat ditolak oleh para penghuni asrama Papua, polisi akhirnya berhasil membawa mereka setelah dilakukan negosiasi dengan Veronica, Kuasa Hukum Aliansi Mahasiswa Papua (AMP).
 
Menanggapi tentang korban luka pada unjuk rasa AMP, Polda menyatakan terdapat dua anggota polisi, satu anggota Linmas, dan satu polisi Pamong Praja menjadi korban, saat melakukan pengamanan. Polda Jatim juga menolak klaim pihak AMP yang menyatakan terdapat 17 mahasiswa mengalami luka.
 
Bahkan, Polda Jatim menyatakan bahwa tidak ada upaya kekerasan terhadap unjuk rasa AMP, pada Sabtu pagi, seperti yang diunggah oleh pengunjuk rasa di media sosial. Polda Jatim juga menanggapi serius dan menolak tuntutan ganti rugi sebesar Rp 10 juta belasan mahasiswa papua terluka, yang diduga bohong belaka. Demikian ditegaskan Kombespol Frans Barung Mangera, Kabidhumas Polda Jatim.
 
Tak hanya mengamankan para penghuni asrama Papua, polisi juga mengamankan Harman Ronda Amy, perempuan warga Australia untuk diserahkan ke Imigrasi Surabaya. Dari hasil penyelidikan, Harman Ronda Amy, merupakan warga yang aktif dalam dukungan Papua Barat Merdeka. Hingga kini, polisi masih melakukan penyidikan terkait kasus tersebut.(end)



Berita Terkait

Antisipasi Aksi Demo, TNI-Polri Berjaga di Depan Asrama Mahasiswa Papua

Dua Warga Probolinggo Tewas di Wamena Papua Akibat Kerusuhan

Aksi Damai Tolak Tindakan Rasis dan Diskriminasi

Upaya Resistensi, Polisi Amankan 233 Mahasiswa Papua
Berita Terpopuler
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  8 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  7 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  6 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber