Berita Terbaru :
Dikenal Bisa Menangkal Dari Gangguan Ghoib, Gus Idris Pembasmi Dukun Selalu Ramai
Unesa Akan Kembangkan Robot Untuk Penanganan Covid pengatur Suhu
Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
   

Ihelp-Hemocs, Alat Bantu Komunikasi Bagi Difabel dan Manula
Peristiwa  Minggu, 02-12-2018 | 00:20 wib
Reporter : Ali Makhrus
Foto: Istimewa
Malang pojokpitu.com, Bagi kaum difabel atau orang lanjut usia memiliki keterbatasan dalam menggerakkan sebagian anggota tubuhnya, sering kali mengalami kesulitan saat beraktifitas. Tak jarang bantuan dari keluarga, sahabat dan teman sejawat menjadi penting bagi mereka.

Demi mengurangi ketergantungan dan melatih sikap mandiri mereka, sekelompok mahasiswa dan dosen Universitas Brawijaya Malang mencipta sebuah aplikasi komunikasi dan hiburan, yang menggunakan teknologi sensor penangkap gerakan kepala sebagai pengganti fungsi tangan dan suara.

I-Help merupakan aplikasi perangkat keras dan lunak yang diketuai oleh Herman Tolle, di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang.

I-Help ini menjadi salah satu jawaban bagi para manula dan penyandang disabilitas, menjalani kehidupan sehari-hari tanpa bantuan orang lain.

Melalui I-Helpo inilah mereka dipaksa mandiri dan dapat berkomunikasi layaknya manusia normal pada umumnya. Meski harus menggunakan bantuan aplikasi berbasis multimedia dan telepon pintar android.

Sejumlah perintah dan komunikasi sederhana bisa digunakan oleh para manula dan penyandang disabilitas, yang terpampang disebuah layar melalui aplikasi perangkat lunak I-Help.

Hanya saja I-Help tidak bakal bekerja tanpa dilengkapi sebuah perangkat keras Virtual Reality (VR) atau sebuah telepon pintar berbasis android.

"Karena melalui perangkat keras inilah seluruh perintah dan bahasa komunikasi tersebut dapat direalisasikan, dengan sebuah program bernama head movement control system atau hemocs," kata Herman Tolle.

Hingga kini aplikasi I-Help dan hemocs ini masih terus mengalami pengembangan dan penyempurnaan. Saat dilakukan uji coba langsung ke para pengguna, I-Help dan hemocs mendapatkan apresiasi positif. (yos)
 


Berita Terkait

Ihelp-Hemocs, Alat Bantu Komunikasi Bagi Difabel dan Manula
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  9 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  13 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  11 jam

Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber