Berita Terbaru :
PGRI Jatim Usulkan KBM Dimulai Januari 2021
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
   

Minta Lepas NKRI, Demo Mahasiswa Papua Dihadang Ormas
Metropolis  Sabtu, 01-12-2018 | 15:08 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Penghadangan oleh Ormas Pemuda di Jalan Pemuda Surabaya ini nyaris ricuh. Foto Yus
Surabaya pojokpitu.com, Meminta lepas dari NKRI, ratusan mahasiswa asal Papua yang tergabung Aliansi Mahasiswa Papua, dihadang oleh Ormas kepemudaan, Sabtu (1/12) pagi.

Sejumlah organisasi masyarakat itu dari FKPPI , Pemuda Pancasila, dan Komunitas Pencak Silat. Sedangkan massa Aliansi Mahasiswa Papua berencana menggelar longmarch dari Monumen Kapal Selam, di Jalan Pemuda menuju Gedung Negara Grahadi. Namun langkah mereka dihentikan oleh ratusan anggota Ormas di Gedung Kantor Berita Radio Nasional, Radio Republik Indonesia.

Dalam penghadangan ini, para anggota Ormas Pemuda mengingatkan Aliansi Mahasiswa Papua  untuk tidak memecah belah, dengan membuat tuntutan Papua lepas dari NKRI. Karena pada dasarnya, Papua merupakan bagian dari NKRI yang tak terpisahkan.
 
Akibat kejadian ini, ratusan polisi dari anggota Brimob Polda Jatim langsung membuat pagar hidup untuk memisahkan pertemuan dua kubu. Kedua kubu nyaris ricuh, saat pihak Aliansi Mahasiswa Papua membentangkan poster dan spanduk yang bernada anti NKRI.

Orasi dan spanduk anti NKRI ini membuat para anggota Ormas bela NKRI semakin meradang. Massa Ormas Pemuda meminta para Aliansi Mahasiswa Papua untuk membubarkan diri, sebelum terjadi kericuhan.

Karena tak memiliki ijin menggelar unjuk rasa, polisi juga membubarkan aksi Aliansi Mahasiswa Papua. Pembubaran massa juga dikawal polisi hingga menuju Asrama Papua di Jalan Kalasan, Tambaksari. (pul)

Berita Terkait

Antisipasi Aksi Demo, TNI-Polri Berjaga di Depan Asrama Mahasiswa Papua

Dua Warga Probolinggo Tewas di Wamena Papua Akibat Kerusuhan

Aksi Damai Tolak Tindakan Rasis dan Diskriminasi

Upaya Resistensi, Polisi Amankan 233 Mahasiswa Papua
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  7 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  5 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  20 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber