Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Guru Swasta Berharap Wacana Gaji Setara UMK Bukan Pengalihan Isu PPDB
Sabtu, 01-12-2018 | 07:30 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Rencana Pemkot Surabaya menggaji guru SD-SMP swasta setara UMK ditanggapi dengan senang hati oleh guru salah satu sekolah di Surabaya.

Muarofah, kepala sekolah SMP Budi Sejati Surabaya mengaku, senang dengan wacana gaji guru swasta akan setara UMK. Sebab selama ini, guru yang mengajar di tempatnya rata-rata menerima gaji antara Rp 1-1,5 juta perbulan, tergantung jumlah kehadiran perminggunya.

Menurutnya, sudah sepatutnya guru mendapatkan gaji layak sebab tuntutan bagi guru cenderung banyak. Sehingga wajar jika gajinya setara UMK. "Apalagi banyak pekerja di lingkungan pemkot surabaya tidak diwajibkan lulus sarjana justru mendapatkan gaji setara UMK," jelas Muarofah.

Hanya saja, dirinya meminta agar wacana tersebut tidak menjadi pengalihan isu kasus PPDB, yang merugikan sekolah swasta akibat penerimaan PPDB di sekolah negeri tidak terkontrol.

Sebagai contoh, sekolahnya yang seharusnya memiliki 5 rombel hanya menerima 1 rombel pada PPDB Juli lalu.

Muarofah juga meminta formula pemberian gaji bagi guru swasta harus benar-benar dikaji, agar tidak merugikan banyak pihak. Sebab, ada wacana lain menyebut, gaji guru swasta akan disetarakan dengan UMK jika pada PPDB memiliki 5 rombel dengan masing-masing 28 siswa perrombel.

Padahal, berkaca PPDB lalu yang semrawut, hal itu tidak mungkin dipenuhi. (yos)

Berita Terkait


Guru Swasta Berharap Wacana Gaji Setara UMK Bukan Pengalihan Isu PPDB

Gaji Guru SD dan SMP Swasta di Surabaya Akan Setara UMK

Gaji Guru Swasta Minim Setara UMK

Antisipasi Pungli, Bupati Serahkan Gaji Guru Mengaji Langsung


Pemkot Anggarkan Rp 17 Miliar untuk Gaji Guru Inklusi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber