Berita Terbaru :
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
   

Delapan Stations Drill Jadi Parameter Tentukan Top 50 Campers
Olah Raga  Kamis, 29-11-2018 | 18:47 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, 250 campres dari Sabang sampai Merauke antusias mengikuti latihan bersama salah satu pelatih top dunia asal World Basketball Academy Australia. Anak - anak ini serius mengikuti arah yang diberikan Head Coach di DBL Academy Komplek Pakuwon Mall Surabaya. Faizzatus Shoimah salah satu peserta asal SMAN 8 Malang mengaku senang sekali bisa bergabung di DBL akademi lagi. Gadis berumur 18 tahun ini bertekad masuk dalam daftar 12 pemain DBL all star yang akan diberangkatkan ke Los Angeles Amerika Serikat.

Dari 250 peserta  nantinya hanya akan dipilih 12 pemain putra dan 12 pemain putri yang akan masuk dalam daftar DBL Indonesia All Star yang akan dibawa kunjungan ke Amerika. 

Para campers mendapatkan drill khusus yang sudah disiapkan oleh World Basketball Academy Australia. Tak tanggung-tanggung,  250 student-athlete dari Aceh hingga Papua tersebut mendapatkan delapan drill yang terbagi dalam delapan stations yang bertujuan untuk meningkatkan fundamental mereka ke tingkat yang lebih advance.

Salah satunya adalah di fase one on one drill station yang dipandu langsung oleh Mark Heron, pelatih WBA dan Nuke Tri Saputra, mantan pemain Timnas Indonesia dan alumni Honda DBL Indonesia All-Star 2012.  Keduanya menjelaskan beberapa tips dan trik agar campers mampu melakukan pilihan baik menyerang maupun bertahan.

Selain one on one dril, para campers juga mendapatkan drill latihan lain. Di antaranya ada defensive footwork station untuk mempelajari lebih dalam saat bertahan. Finishing concept on and off ball station untuk mengatur skema dan ritme serangan, lead to triple threat station untuk mengasah pengambilan keputusan setelah melakukan jump stop, 30 second free throw drill station untuk mengasah fundamental shooting dan rebound, screen down catch and shooting drill station untuk mengasah pola menyerang dengan metode screening, super handles station untuk mengasah fundamental dribbling dan yang terakhir physical development station untuk meningkatkan stamina campers.

Tak hanya drill, kemarin juga diadakan seleksi dari 125 campers putra dan 125 campers putri menjadi top 50 campers Honda DBL Camp 2018.

Dari 50 campers putra dan 50 campers putri ini, akan diseleksi lagi untuk menentukan top 24 campers pada hari berikutnya. Puncaknya pada hari terakhir Sabtu nanti akan diumumkan 12 pemain putra dan 12 putri,  serta 4 pelatih yang berhak menyandang status sebagai Honda DBL Indonesia All-Star 2018. Mereka inilah yang akan diterbangkan ke Los Angeles  Amerika Serikat untuk belajar dan bertanding pada Februari 2019 nanti.

Sementara itu, salah salah satu peserta asal SMAN 8 Malang Faizzatus Shoimah mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Honda DBL Academy untuk yang kedua kalinya. Sebab tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Gadis berusia 18 tahun ini pun bertekad menjadi bagian dari Honda DBL Camp 2018 ke Los Angeles Amerika Serikat.

Ia juga berharap  DBL Camp ini bisa membawa dirinya menjadi bagian dari basket Indonesia. Sebab pelajar SMAN 8 Malang ini  menjadi salah satu atlet basket termuda yang pernah seleksi di squad basket Indonesia di ajang Asian Games 2018 kemarin.(end)





Berita Terkait

Delapan Stations Drill Jadi Parameter Tentukan Top 50 Campers
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  8 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  5 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  14 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber