Berita Terbaru :
Tidak Memakai Masker, Sejumlah Pengendara Jalan Diminta Putar Balik
Pesta Minuman Keras Dua Warga Tewas
Datangi E-Warung Dinsos dan Supplier Bawakan Beras Pengganti
Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Layanan RSUA Disorot Pasiennya, Begini Kata Humas
Abaikan Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Ikuti Rapid Test Gratis
Lagi, Kasus Covid 19 Ponorogo Tambah 2 Orang
Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RSUA
Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Terkilir, 3 Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas
Warga Dua Desa Demo Kandang Ayam di Jember
Siswa Asal Kediri Ciptakan Drone Dari Bahan Bekas
Tetap Berlanjut, Nominal yang Diterimakan Semakin Berkurang
Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas
   

Jaksa Tak Siap, Dua Kali Sidang Tuntutan Bos Sipoa Tertunda
Hukum  Kamis, 22-11-2018 | 18:13 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Ilustrasi sidang sipoa
Surabaya pojokpitu.com, Sidang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan Apartemen Afatar World milik grup Sipoa dengan agenda tuntutan kembali gagal digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis siang. Ini setelah jaksa penuntut umum belum siap dengan tuntutan terhadap dua bos Sipoa, Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra. Ini merupakan kali kedua sidang tertunda dan akan kembali digelar 6 Desember mendatang.

Harapan 71 customer Apartemen Avatar World mengetahui hukuman terhadap dua bos Sipoa, Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra, kembali tak kesampaian. Ini setelah dalam persidangan di ruang sidang cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis siang tadi, jaksa penuntut umum, Winarko menyatakan, belum siap memberikan tuntutan terhadap dua terdakwa.

Ditundanya tuntutan ini membuat penasehat hukum terdakwa kecewa. Pasalnya, penundaan ini sudah kali kedua, sebelumnya 15 November juga ditunda. Penasehat hukum terdakwa, Franky Desima Waruwu berharap penundaan ini memberi waktu kepada jaksa untuk menyatakan, dua terdakwa Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra tidak bersalah, melanggar hukum pidana. Ketua Majelis Hakim, I Wayan Sosiawan, lalu memutuskan sidang ditunda dua minggu, 6 Desember mendatang, agar tidak ada penundaan kembali.

Seperti pernah diberitakan, kasus ini berawal dari laporan 71 konsumen pemesan Apartemen Royal Afatar World ke SPKT Polda Jatim, yang kecewa atas tidak dibangunnya apartemen. Padahal 71 orang pemesan ini telah menyetorkan uang hingga lebih dari Rp 12 miliar, merasa ditipu 71 orang yang memesan Apartemen Afatar World ini langsung melaporkan Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra dengan jeratan pasal berlapis 372 KUHP dan pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.(end)

Berita Terkait

77 Orang Terima Dana Pengembalian dari Sipoa Group

Jaksa Tak Siap, Dua Kali Sidang Tuntutan Bos Sipoa Tertunda

11 Customer Sipoa Gugat Direksi dan Bupati Sidoarjo Rp 1,5 Miliar

Usai Sidang, Korban Sipoa Kepung Mobil Tahanan Kedua Terdakwa
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  2 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  16 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam

Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Polres Situbondo Bagikan Alquran dan Alat Kesehata...selanjutnya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber