Berita Terbaru :
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
Cegah Penyebaran Covid 19, Polisi Ajak Ratusan Warga Berjemur
Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Miniatur Kendaraan Berbahan Limbah Tembus Mancanegara
   

Rayakan Maulid Nabi, Warga Bawa Timba Dihias Aneka Macam Makanan ke Masjid
Metropolis  Selasa, 20-11-2018 | 16:36 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Budaya perayaan maulid Nabi Muhammad Saw di Pulau Bawean berlangsung meriah, apalagi warga berbagai dusun berbondong bondong, membawa aneka macam makanan yang dihias didalam timba plastik, serta diberi bunga telur sekelilingnya.

Aneka macam hiasan timba ukuran sedang yang penuh dengan aneka macam kue baik basah mapun kering, bahkan berisi aneka macam perabotan dapur, yang sengaja di kupulkan oleh warga berbagai dusun.

Biasanya warga beberapa dusun, mengumpulan timba hias yang sudah diisi aneka macam makanan, serta berisi bunga telur, rangginang, jubadah, serta kue walu.

Mereka mengumpukan ke Musollah atapun Masjid. Setiap warga biasanya mengumpuna 2 buah timba hias penuh berisi aneka macam kue yang satu untuk undangan dari luar daerah atau kampung.

Sementara 1 timba ditukar dengan warga satu kampung atau tetangganya. Budaya tersebut  terjadi didaerah kecamatan tambak dan  sangkapura.

Maziyah Hasyim, mengatakan, bagi warga Bawean budaya perayaan maulid nabi sudah ada sejak ratusan tahun yang lalau. Hanya saja, semakin lama, jenis makanan atau barang barang yang dimasukkan didalam timba semakin besar.

"Untuk tahun ini, satu timba warga bisa menghabiskan uang hingga diatas Rp 1 juta minimal Rp 900 ribu," kata Maziyah Hasyim.

Karena beratnya isi timba yang dihias, sehingga warga terpaksa menaikkan mobil menuju masjid ataupun musholla.

Setelah pembacaan sholawat nabi dan tausiyah tentang hikmah perayaan maulid Nabi Muhammad, yang menandakan kecintaan umat islam pada nabi akhiruzzaman tersebut, baru timba timba hias tersebut di bagi untuk para undangan. (yos)



Berita Terkait

Grebeg Gunungan Tutupan Maulid, Dipercaya Datangkan Keberkahan

Tradisi Berebut Ikan Saat Maulid Nabi di Sidoarjo

Puluhan Anak Punk dan Anak Jalanan Insyaf Ikut Kegiatan Belajar Ngaji

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Berebut Pakaian di Atas Pohon Keres
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  4 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  5 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  6 jam

Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber