Berita Terbaru :
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Kirab Gunungan Jaler-Estri Peringati Maulid Nabi Saw 1440 H
Mataraman  Selasa, 20-11-2018 | 15:03 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Kirab gunungan jaler-estri menjadi puncak peringatan grebeg maulud di Kota Madiun, 2 gunungan berisikan hasil bumi dan olahan pangan inipun diperebutkan ratusan warga. Mereka harus berdesak-desakan untuk mendapatkan isi gunungan.

Gunungan jaler dengan tinggi sekitar 1 setengah meter ini, berisikan hasil bumi seperti sayur dan buah-buahan. Sementara itu, gunungan estri berisikan jajanan pasar seperti bakpao, roti, golang galing serta jajanan lainnya.

Dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 hijriah ini, Pemerintah Kota Madiun menggelar kirab gunungan jaler dan estri. Kirab ini diberangkatkan dari masjid besar kuno taman menuju Alun-Alun Madiun.

Iring-iringan kirab gunungan jaler-estri ini, diikuti oleh buceng atau tumpeng kecil dari 27 kelurahan di Kota Madiun. Selain itu, para pelajar di Kota Madiun pun turut memeriahkan dengan mengenakan pakaian bernuansa islami.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisara Pemuda dan Olahraga Kota Madiun, Agus Purwowidagdo menyebut, peringat grebeg maulud akan terus ditingkatkan kedepannya.

"Kegiatan grebeg maulud akan dibuat untuk semakin beragam tahun-tahun mendatang," kata Agus Purwodidagdo.

Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengatakan, peringatan grebeg maulid Nabi Muhammad Saw ini jangan semata-mata hanya sebagai seremonial semata.

"Lebih dari itu, nilai-nilai teladan dari Rasullah Saw tentu harus diteladani. Grebeg maulud ini untuk menambah kecintaan kepada nabi Muhammad Saw," kata Sugeng Rismiyanto.

Yang paling ditunggu-tunggu yakni berebut isi gunungan jaler dan estri. Ratusan warga yang telah menunggu sejak pagi langsung menyerbu 2 gunungan ini.

Meski bedesak-desakan, para warga ini pun tetap senang dan membawa pulang isi gunungan baik jajan pasar maupun sayuran.

Kirab gunungan jaler dan estri sudah ada sejak 8 tahun silam, tepatnya di tahun 2010 lalu. Evaluasi akan terus dilakukan pemerintah Kota Madiun, untuk mengemas kegaiatan grebeg maulud dengan lebih kreatif. (yos)



Berita Terkait

Grebeg Gunungan Tutupan Maulid, Dipercaya Datangkan Keberkahan

Tradisi Berebut Ikan Saat Maulid Nabi di Sidoarjo

Puluhan Anak Punk dan Anak Jalanan Insyaf Ikut Kegiatan Belajar Ngaji

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Berebut Pakaian di Atas Pohon Keres
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  8 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  7 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  6 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber