Berita Terbaru :
Polisi Olah TKP Kejadian Kebakaran Mobil Menewaskan Dua Anak
Kyai Tokoh Masjid Ampel Tutup Usia Saat Sholat
Risma : Belum Saatnya Bahas New Normal untuk Kota Surabaya
Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto
New Normal, Jokowi Kerahkan Aparat Disiplinkan Warga di Keramaian
Warga Giripurno Kembali Jalani Rapid Test, Pasien Reaktif Langsung di-Swab Massal
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sepeda Motor Ini Terbakar
Tiga Karyawan Reaktif, Layanan Dispendukcapil Tulungagung Ditutup Sementara
Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Polisi Periksa 3 TKW Yang Mudik Dari Taiwan
Dua Balita Asal Lumajang Terkonfimasi Positif Corona
Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Banjir Bandang Terjang Pantura
Tekan Penyebaran Covid-19, Warga Dirikan Kampung Tangguh Secara Swadaya
Perpanjangan PSBB Surabaya Raya Mulai Hari Ini Hingga 8 Juni
   

Paksakan Diri ke Sawah Saat Sakit, Petani Tewas Mengenaskan
Mataraman  Selasa, 20-11-2018 | 11:19 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Memaksakan diri bekerja tanam padi di sawah saat kondisi sakit, seorang petani tewas di area persawan miliknya. Korban tewas dalam kondisi terlentang, tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Korban Saimin Teguh alias Petrus (62) warga Dusun Pesukidul, Desa Girirejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Tubuh korban ditemukan Marsono warga setempat saat hendak ke sawah. Mengetahui korban tergeletak lemas di samping cangkul, Marsono langsung meminta tolong orang orang yang juga sedang bekerja.

Mengetahui korban meninggal dunia, akhirnya warga langsung melaporkan kepada kepala desa dan diteruskan ke Mapolsek Bagor.

Priyo Setyo Budi, Kepala Desa Girirejo, mengatakan, korban sebelumnya memang mempunyai penyakit dalam. Bahkan korban sering mengeluh. Tetapi sebagai petani, dan waktunya memulai menanam padi, korban tetap memaksakan diri membuat tempat benih padi.

"Baru sekitar 5 meter mencangkul, korban tidak kuat, dan akirnya ditemukan meregang nyawa," kata Priyo Budi Setyo.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan identivikasi, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Juga mengamankan barang bukti, cangkul, sabit dan makanan yang di bawa korban.

Atas permintaan keluarga dan dikuatkan surat peryataan dari desa, jenasah korban tidak dilakukan otopsi, tetapi langsung dimakamkan. (pul)



Berita Terkait

Niat Perbaiki Mesin Pompa, Suwito Ditemukan Tewas Kesetrum

Penumpang Wanita Tewas Dalam Taksi Online

Nelayan Lamongan Ditemukan Tewas Mengapung di Laut Tuban

Seorang Warga Ponorogo Ditemukan Tewas Misterius di Dalam Kamar
Berita Terpopuler
Banjir Bandang Terjang Pantura
Peristiwa  5 jam

Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampu...selanjutnya
Covid-19  7 jam

Polisi Amankan Balon Udara Yang Nyaris Bakar Rumah Warga
Peristiwa  6 jam

Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber