Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Plengsengan 20 Meter Ambrol
Kamis, 15-11-2018 | 17:01 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Plengsengan sekolah Yayasan Nurul Islam di Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah Lumajang ambrol, setelah diguyur hujan sehari semalam. Diduga plengsengan yang masih baru ini, tak kuat menahan beban tanah yang berisi air.

Berbekal alat seadanya, warga pun mengakut puing puing material longsoran ini. Ini dilakukan, aliran drainase yang tertutup material longsoran kembali normal.

Sehingga longsor susulan tak terjadi lagi, sembari juga akses jalan yang sempat tertimbun material juga bisa bersih. Peristiwa ini bermula hujan deras yang menguyur di Desa Tegal Randu sehari semalam. Awalnya, tebing yang di plengseng ini retak retak setelah diguyur hujan pertama kali.
 
Setelah hujan kedua kalinya plensengan yang baru dibangun satu bulan lalu itu langsung ambrol. Beruntung saat kejadian tak memakan korban jiwa, karena material longsoran yang lansgung memnutut badan jalan desa tak ada orang melintas.
 
Arifin, Pemilik Yayasan, menjelaskan, jarak longsoran dengan bangunan sekolah hanya radius 1 meter. "Sehingga mengancam keberadaan tembok sekolah, jika longsor kembali terjadi," kata Arifin.

Mengantisipasi longsor susulan, pihak sekoloh juga memasang terpalng penutup tanah yang pontensi mengalami longsor susulan.  Sambil berharap pada pemerintah, agar memmberikan bantuan pada kerusakan tebing longsor tersebut. (yos)

Berita Terkait


Plengsengan Ambrol Ancam Rumah Warga

Perbaikan Tebing Sungai Gandong Tunggu BBWS Bengawan Solo

Proyek Dam Pengairan Tahun 2018 Ambrol Sepanjang Kurang Lebih 100 Meter

Plengsengan 20 Meter Ambrol


Plengsengan Ambrol Ancam Banjir Warga Satu Desa
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber