Berita Terbaru :
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idul fitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
   

Plengsengan 20 Meter Ambrol
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 15-11-2018 | 17:01 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Plengsengan sekolah Yayasan Nurul Islam di Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah Lumajang ambrol, setelah diguyur hujan sehari semalam. Diduga plengsengan yang masih baru ini, tak kuat menahan beban tanah yang berisi air.

Berbekal alat seadanya, warga pun mengakut puing puing material longsoran ini. Ini dilakukan, aliran drainase yang tertutup material longsoran kembali normal.

Sehingga longsor susulan tak terjadi lagi, sembari juga akses jalan yang sempat tertimbun material juga bisa bersih. Peristiwa ini bermula hujan deras yang menguyur di Desa Tegal Randu sehari semalam. Awalnya, tebing yang di plengseng ini retak retak setelah diguyur hujan pertama kali.
 
Setelah hujan kedua kalinya plensengan yang baru dibangun satu bulan lalu itu langsung ambrol. Beruntung saat kejadian tak memakan korban jiwa, karena material longsoran yang lansgung memnutut badan jalan desa tak ada orang melintas.
 
Arifin, Pemilik Yayasan, menjelaskan, jarak longsoran dengan bangunan sekolah hanya radius 1 meter. "Sehingga mengancam keberadaan tembok sekolah, jika longsor kembali terjadi," kata Arifin.

Mengantisipasi longsor susulan, pihak sekoloh juga memasang terpalng penutup tanah yang pontensi mengalami longsor susulan.  Sambil berharap pada pemerintah, agar memmberikan bantuan pada kerusakan tebing longsor tersebut. (yos)

Berita Terkait

Plengsengan Ambrol Ancam Rumah Warga

Perbaikan Tebing Sungai Gandong Tunggu BBWS Bengawan Solo

Proyek Dam Pengairan Tahun 2018 Ambrol Sepanjang Kurang Lebih 100 Meter

Plengsengan 20 Meter Ambrol
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  55 menit

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  3 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  14 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  13 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber