Berita Terbaru :
Berawal Dari Donasi Kini Layani APD Seluruh Negeri
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
   

Pemain Surabaya Membara Gelar Doa dan Tabur Bunga di Lokasi Kejadian
Metropolis  Senin, 12-11-2018 | 21:13 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Puluhan pemain Surabaya Membara, Senin sore menggelar doa bersama di Jalan Pahlawan, tepatnya dibawah viaduk kereta api yang menyebabkan tiga penonton drama kolosal tersebut meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Tidak hanya itu, para pemain yang mayoritas masih berstatus pelajar ini juga melakukan tabur bunga, dengan harapan peristiwa yang terjadi pada Jumat malam kemarin tidak kembali terulang.

Untuk mendoakan para korban kecelakaan kereta api di viaduk Jalan Pahlawan, saat menonton drama kolosal Surabaya Membara, puluhan pemain drama kolosal menggelar doa di lokasi kejadian pada Senin sore tadi.

Doa bersama ini, dipimpin langsung oleh seniman Taufik Monyong, selaku Ketua Penyelenggara Drama Kolosal Surabaya Membara. Kecelakaan maut itu merenggut tiga korban, yakni Erikawati (9), warga Jalan Kalimas Barat Surabaya, Helmi Surya Wijaya (13) warga Jalan Karang Tembok Surabaya, dan terakhir, Bagus Ananda (17) warga Jalan Ikan Gurami Surabaya, yang meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Tidak hanya menggelar doa bersama, para pemain drama yang mayoritas masih duduk dibangku SMA ini, juga melakukan tabur bunga di sekitaran lokasi kejadian.

Taufik Monyong, Ketua Penyelenggara Drama Kolosal Surabaya Membara mengatakan, doa bersama dan tabur bunga ini sengaja dilakukan para pemain, untuk mendoakan agar para korban meninggal diampuni seluruh dosanya dan mendoakan korban yang masih dirawat di rumah sakit segera diberi kesembuhan.

Sementara, pihak panitia drama kolosal juga menghormati, serta mentaati proses hukum yang saat ini, tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.(end)



Berita Terkait

Massa Aksi Anggap Polisi Lamban Tangani Kasus Surabaya Membara

Pemain Surabaya Membara Gelar Doa dan Tabur Bunga di Lokasi Kejadian

Liana, Ibu Dari Korban Tewas Erikawati Masih Mengalami Shock

2 Korban Tragedi Surabaya Membara Tunggu Operasi
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  6 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  10 jam

Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber