Berita Terbaru :
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Liana, Ibu Dari Korban Tewas Erikawati Masih Mengalami Shock
Metropolis  Senin, 12-11-2018 | 17:18 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Berita Video : Liana, Ibu Dari Korban Tewas Erikawati Masih Mengalami Shock
Surabaya pojokpitu.com, Rumah Sakit Primasatya Husada Citra ( PHC ) Surabaya, saat ini masih merawat dua korban tragedi Surabaya Membara Jumat malam. Meski keduanya sudah melakukan operasi patah tulang, satu korban atas nama Liana kondisinya masih mengalami psychologi shock.

Dua pasien korban tragedi Surabaya Membara, yang dirawat di RS PHC Miftahul Qaromah (18) dan Liana (37). Korban Miftahul Qaromah, dirawat intensif diruang ICU pasca operasi patah tulang rahang dan patah tulang paha. Kondisinya sudah stabil, meski harus dipantau terus oleh tim dokter.

Menurut Dr. Teuku Arif Dian Spesialis Orthopedi RS PHC, untuk korban Liana yang merupakan ibu dari Erikawati (9) yang meninggal dunia, mengalami luka patah tulang terbuka pada kaki kiri dan harus diamputasi. Konsidinya sekarang mengalami psychological shock. Oleh pihak rumah, liana harus memerlukan observasi kondisi kesehatan di ruang mutiara satu.

Sementara itu menurut AKBP . Sudamiran Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. "Kami masih mendalami unsur kelalaian pada insiden yang menyebabkan adanya korban jiwa dan luka," kata AKBP Sudamiran.

Soal perijinan acara tersebut, pihak satreskrim, juga masih mendalami. Karena ijin acara sifatnya hanya pemberitahuan. (pul)

Berita Terkait

Massa Aksi Anggap Polisi Lamban Tangani Kasus Surabaya Membara

Pemain Surabaya Membara Gelar Doa dan Tabur Bunga di Lokasi Kejadian

Liana, Ibu Dari Korban Tewas Erikawati Masih Mengalami Shock

2 Korban Tragedi Surabaya Membara Tunggu Operasi
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  5 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  9 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber