Berita Terbaru :
Dua Ratusan ASN Terlambat Masuk Kerja, Diberi Sanksi Khusus Oleh Bupati
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan
Tambahan 9, Total 120 Pasien Covid-19 Sembuh
Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Dilaporkan Warga, Polusi PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) Ternyata Hasil 3 Laboratorium Masih Ambang Batas
Seribu Bendera Dikibarkan Serentak Warga Desa Mulyorejo
Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Petani pasuruan ini Sulap Kebunnya Jadi Wisata Petik Apel
Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
Atlet Paralayang Terbang di Atas Gunung Blego
Jumlah Pekerja Positif Covid Pabrik Salem Terus Meningkat
Terapkan Protokol Kesehatan, Gereja Katolik Tulungagung Mulai Gelar Misa Tatap Muka
   

Peringati Hari Pahlawan, Para Siswa Bikin Aksi Teatrikal
Metropolis  Jum'at, 09-11-2018 | 21:14 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Aksi teatrikal dilakukan dalam rangka memperingati hari pahlawan. Aksi ini diperankan oleh ratusan siswa salah satu sekolah dasar di Surabaya.

Ratusan siswa dan guru berperan sebagai bagian dari aksi teatrikal perjuangan rakyat Indonesia. Dimulai dari Belanda yang menjajah Indonesia selama 350 tahun. Rakyat Indonesia yang kala itu hidup tenang menjadi sengsara, lantaran Belanda memaksa rakyat sipil untuk bekerja rodi.

Tentara Jepang, yang diperankan oleh siswa kelas 4 pun kemudian datang dan menduduki Indonesia. Setelah berhasil melumpuhkan Belanda. Namun, Jepang justru dipukul mundur oleh tentara sekutu dengan menjatuhkan bom di Kota Nagasaki dan Hiroshima. Peristiwa itulah yang menginspirasi pemuda Indonesia untuk segera memproklamirkan diri sebagai negara merdeka, pada 17 Agustus 1945.

Namun, selang beberapa saat, Ssurabaya kembali diduduki tentara Belanda. Maka terjadilah peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato.

Menurut Enggar Febiantoro koordinator acara, aksi teatrikal mampu menjadi pembelajaran yang menarik bagi siswa. Sebab tak hanya belajar teori tetapi juga praktek. Sehingga pembelajaran bisa lebih baik diterima siswa. (pul)

Berita Terkait

Kirab Merah Putih Untuk Pahlawan Banser Riyanto

Kenang Pahlawan, Puluhan Remaja Gelar Drama Gerbong Maut

Hari Pahlawan, Begini kegiatan Para PAUD Surabaya

Peringati Peristiwa Gerbong Maut 23 November, Ratusan Anak TK Ikuti Lomba Mewarnai Monumen
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  3 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  5 jam

Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
Metropolis  4 jam

Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber