Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Banyak warga prihatin dengan kondisi sungai yang tercemar berbau amis. Bahkan air sungai berbau amis dan berubah keruh berwarna hitam pekat. Foto Muji
Ikan Mabuk di Sungai Sidoarjo Karena Ada Pencemaran
Selasa, 06-11-2018 | 15:03 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Sungai wilayah Desa Siwalan Panji Kecamatan Buduran Sidoarjo tercemar. Akibatnya banyak ikan mati karena keracunan limbah.

Melihat banyak ikan mabuk, warga Siwalan Panji Buduran Sidoarjo berusaha menangkapnya. Ikan yang mati dari jenis ikan mujair, patin, gabus hingga ikan sapu-sapu. Belum diketaui penyebab matinya ikan-ikan sungai ini, namun air sungai mengalami keruh berwarna hitam pekat dan berbau amis.

Menurut Ahmad Choiron Kades Siwalan Panji, memang ada banyak ikan mati karena air sungai tercemar. "Air berwarna hitam, diduga sumber utama pencemaran," kata Ahmad Choiron

Setelah pintu air dibuka, kini kondisi air sungai mulai berangsur normal. Hanya saja masih tinggal menyisakan bau amis sampah ikan yang mati.

Belum diketahui penyebab kematian ikan-ikan tersebut. Pihak desa berharap, dinas lingkungan hidup segera mengusut dugaan tercemarnya sungai. Sebab telah mengakibatkan kerusakan ekosistem di sungai. (pul)

Berita Terkait


Ikan Mabuk di Sungai Sidoarjo Karena Ada Pencemaran

Buktikan Tingkat Pencemaran Limbah, Air Sumur Warga Dikuras

ESDM Dalami Dugaan Bocornya Tangki Pendam SPBU Cemari Enam Sumur di Mojokerto

Hasil Audit Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan PT PRIA Tidak Cemari Lingkungan Warga


Ecoton Minta Gubernur Perhatikan Pencemaran Limbah Popok

Rawan Pipa Minyak Bocor, Syahbandar Gelar Latihan Pencegahan Pencemaran

Dinas Lingkungan Hidup Sidak Kadar Pencemaran Pabrik Timah

Pencemaran Nama Baik, Polisi Periksa Pendamping Desa dan Kabag Hukum
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber