Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Aduh..Harga Tomat dan Lombok Anjlok
Minggu, 04-11-2018 | 09:22 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Harga tomat dan lombok di Pasar Lumajang anjlok sejak sepekan terakhir. Bahkan harga tomat mencapai Rp 400 per kilo gramnya.

Sejumlah kios sayur mayur di Pasar Induk Kota Lumajang sepi pembeli. Sayuran milik pedagang masih banyak belum laku.

Padahal harganya pun cendrong turun, terutama harga tomat dan lombok. Awalnya, harga tomat Rp 8 ribu per kilo gramnya. Kini hanya Rp 400 perkilogram. Harga lombok kecil merah biasanya Rp 100 ribu per kilogramnya, kini hanya Rp 22 ribu perkilogram.

Harga bawang merah, biasanya Rp 30 ribu per kilogram, kini hanya tembus Rp 13 ribu per kilogram. Harga bawang putih, awalnya Rp 22 ribu per kilogramnya, kini hanya Rp 17 ribu per kilogram.

Hampir semua sayur mayur harganya turun. Diduga pasokan sayur mayur ini melimpah, sehingga penawaran melebih permintaan.

Berbanding terbalik dengan harga sayur, harga palawija justru cendrung naik. Rata-rata kenakannya 100 persen. Harga kencur awalnya Rp 30 ribu per kilogram kini tembus Rp 90 ribu per kilo gramnya. Harga jahe bisanya Rp 13 ribu per kilogram, kini tembus Rp 35 ribu per kilogram.

Pihak pedagang hanya berharap pemerintah agar segera menstabilkan harga barang kebutuhan dapur tersebut. (pul)

 

Berita Terkait


Stok Melimpah, Pedagang Jual Tomat Dengan Harga Murah

Harga Murah, Tomat Milik Petani Blitar Dibiarkan Membusuk di Sawah

Harga Tomat Anjlok, Petani Merugi

Harga Tomat Anjlok di Petani Hanya Seribu Rupiah Per Kilo Gram


Tomat Tak Laku, Petani Pilih Bongkar Lahan

Aduh..Harga Tomat dan Lombok Anjlok

Belasan Hektar Tanaman Tomat Gagal Panen Akibat Kekeringan

Tanaman Tomat Kering Akibat Kemarau Panjang

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber